Lampung Barat percepat penurunan stunting

Senin, 5 Oktober 2026 16:49 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat Nukman memimpin rapat koordinasi penanganan stunting, di Lampung Barat, Lampung, Senin (5/10/2026). ANTARA/HO-Pemkab Lampung Barat

Lampung Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat, Provinsi Lampung, terus memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui koordinasi lintas sektor.

"Pencegahan dan percepatan penurunan stunting itu dengan menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat pekon," kata Sekretaris Daerah Pemkab Lampung Barat Nukman dikonfirmasi dari Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan, persoalan stunting tidak semata-mata berkaitan dengan masalah kesehatan dan gizi, tetapi juga menyangkut masa depan anak serta pembangunan daerah dalam jangka panjang.

"Berbicara tentang stunting, maka yang sedang dibicarakan tentang masa depan anak yang juga masa depan Kabupaten Lampung Barat," ujarnya.

Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan langkah konkret yang dilakukan secara terencana dan tidak berhenti pada rapat koordinasi maupun penyusunan dokumen.

"Saya berharap rapat koordinasi percepatan penanganan stunting ini harus menentukan gerakan yang nyata, terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan," kata dia.

Nukman menekankan stunting merupakan persoalan multidimensional yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan yang tidak seimbang, pola asuh, dan perilaku ibu serta anak.

"Kemudian juga dapat dipengaruhi oleh kondisi sanitasi yang kurang baik, hingga keterbatasan akses terhadap air bersih," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi antarsektor mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, pekon, puskesmas, hingga masyarakat.

"Penanganan stunting membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan pekon, serta masyarakat harus memiliki tanggung jawab yang sama agar upaya ini benar-benar memberikan hasil bagi generasi Lampung Barat ke depan," kata dia.

Menurutnya, dengan kolaborasi yang kuat, upaya pencegahan dan penurunan stunting diharapkan tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat.

"Untuk itu kami minta seluruh pihak memastikan data anak yang membutuhkan intervensi tersedia secara akurat. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan, sehingga intervensi yang diberikan benar-benar menyasar anak dan keluarga yang membutuhkan," kata dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.