AKURAT.CO Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan dinamika yang krusial bagi para pelaku pasar dan pelaku bisnis impor-ekspor di tanah air.
Berdasarkan data perdagangan spot pada Selasa (14/7/2026), mata uang Garuda terpantau bergerak melemah tipis dan betah bertengger di atas zona psikologis baru Rp18.000 per dolar AS.
Penurunan tipis ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen makroekonomi domestik serta pergerakan indeks dolar di pasar global yang masih cukup kuat.
Analisis Kurs Dolar AS terhadap Rupiah Hari Ini
Nilai tukar rupiah pada perdagangan pasar spot, Selasa (14/7/2026), melemah 6 poin atau sekitar 0,03 persen ke level Rp18.115 per dolar AS jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp18.109 per dolar AS.
Selama sepekan terakhir, posisi rupiah memang cenderung bergejolak akibat respons pasar terhadap rilis kondisi ekonomi makro Indonesia, termasuk laju defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semester I-2026 yang menyentuh angka 0,76 persen dari PDB.
Meskipun cadangan devisa Indonesia dilaporkan naik tipis menjadi 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni, posisinya dinilai masih mendekati level terendahnya dalam dua tahun terakhir, sehingga kurang kuat menahan gempuran penguatan dolar AS.
Tabel Perbandingan Kurs Dolar AS di Berbagai Bank
Untuk mempermudah Anda membandingkan harga beli dan harga jual terbaik secara langsung, berikut rangkuman tabel indikasi kurs dolar hari ini (transaksi konvensional/tunai):
Nama Bank | Harga Beli (Bank Membeli Dolar Anda) | Harga Jual (Bank Menjual Dolar ke Anda) |
BCA (TT Counter) | Rp17.895 | Rp18.170 |
Mandiri (TT Counter) | Rp17.830 | Rp18.130 |
BNI (TT Counter) | Rp18.130 | Rp18.190 |
FAQ
1. Berapa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot hari ini Selasa (14/7/2026)?
Rupiah berada di level Rp18.115 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, melemah tipis sekitar 6 poin dari penutupan hari sebelumnya.
2. Di bank mana saya bisa mendapatkan harga beli dolar tertinggi hari ini?
Berdasarkan data TT Counter pagi ini, Bank BNI menawarkan harga beli tertinggi yaitu Rp18.130 per dolar AS, cocok bagi Anda yang ingin menukarkan mata uang dolar menjadi rupiah.
3. Apa faktor utama yang menyebabkan rupiah bertengger di level Rp 18.000-an?
Faktor utamanya adalah respons pelaku pasar terhadap defisit APBN domestik semester I-2026 yang menyentuh angka 0,76 persen dari PDB, serta posisi cadangan devisa yang relatif ketat di mata investor global.
4. Apa perbedaan antara e-Rate/Special Rate dengan TT Counter di Bank?
e-Rate atau Special Rate adalah kurs real-time yang berlaku khusus untuk transaksi digital via mobile banking atau internet banking. Sementara TT Counter/Bank Notes adalah kurs fisik yang dipakai saat Anda bertransaksi langsung secara tunai di teller kantor cabang.
5. Ke mana arah perkiraan pergerakan kurs dolar AS dalam jangka pendek ini?
Secara teknikal dan fundamental, nilai tukar dolar AS diprediksi masih akan berkonsolidasi kuat di rentang Rp18.050 hingga Rp18.150 per dolar AS sembari menunggu rilis data sentimen ekonomi global berikutnya.