Bagikan:

JAKARTA - PT Brantas Abipraya (Persero) turut mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dalam rangka peninjauan lapangan dan evaluasi peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dalam percepatan penyediaan Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir, Rabu, 22 Juli.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh BUMN Karya, khususnya Brantas Abipraya lewat kontribusinya dalam membangun Huntara beserta fasilitas pendukung di Aceh Tamiang. Dalam agenda tersebut, Komisi VI DPR RI meninjau langsung lokasi Huntara yang dibangun untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Peninjauan dilakukan guna melihat kesiapan fasilitas, kualitas pembangunan, serta memastikan proses penyediaan hunian berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya (Persero), Muhammad Toha Fauzi, menyampaikan bahwa Brantas Abipraya berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.

"Brantas Abipraya senantiasa mendukung setiap program strategis pemerintah, baik dalam percepatan pembangunan infrastruktur maupun penanganan kebencanaan. Melalui penyediaan Huntara bagi masyarakat terdampak banjir serta partisipasi dalam pembangunan infrastruktur konektivitas, kami ingin memastikan bahwa setiap karya yang kami bangun memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," ujar Muhammad Toha Fauzi.

Lebih lanjut, pembangunan Huntara ini merupakan kolaborasi Danantara Indonesia, BP BUMN, Pemerintah Daerah, dan BUMN Karya sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana, tentunya dengan mengedepankan faktor penting dalam memastikan setiap proyek berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sebagai tambahan informasi, selain 92 unit Huntara di Tamiang, Brantas Abipraya juga telah menuntaskan pembangunan 146 unit Huntara di Kabupaten Pidie.

Brantas Abipraya terus memperkuat perannya sebagai BUMN Karya yang berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan mengedepankan inovasi, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta budaya keselamatan konstruksi, Perseroan berupaya menghadirkan setiap proyek sebagai solusi yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

"Brantas Abipraya akan terus berkomitmen membangun infrastruktur yang berkualitas, tangguh, dan berkelanjutan melalui inovasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kami percaya bahwa setiap karya yang dihasilkan harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memajukan infrastruktur Indonesia demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," tutup Muhammad Toha Fauzi.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+