Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya, Kalimantan Barat, memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi dengan mendistribusikan 10.000 masker bantuan pihak swasta ke seluruh kecamatan.

"Masker ini merupakan bantuan dari PT Insight Medica Fame yang diserahkan pemilik perusahaan Christ Hamsi, mereka memberikan sumbangan 10.000 masker yang nantinya segera didistribusikan kepada masyarakat," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat.

Sujiwo mengatakan bantuan masker tersebut menjadi bentuk kepedulian dunia usaha dalam membantu pemerintah melindungi masyarakat dari dampak asap dan debu akibat karhutla.

Ia mengatakan masker tersebut akan segera didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya secara merata ke seluruh kecamatan agar dapat dimanfaatkan masyarakat yang terdampak asap.

Menurut Sujiwo, dukungan tersebut penting karena penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga perlindungan kesehatan masyarakat yang terdampak paparan asap.

"Sekarang yang sedang sulit ketika kita mau memadamkan, sumber air sudah tidak ada. Embung-embung yang kita buat juga sudah mengering. Karena itu bantuan masker ini sangat membantu kami untuk melindungi masyarakat," katanya.

Sujiwo menyebut kondisi tersebut menambah tantangan bagi petugas gabungan yang menangani karhutla. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, relawan, Masyarakat Peduli Api (MPA), masyarakat, dan pihak swasta, terus berupaya menangani kebakaran di lapangan.

Selain mengandalkan bantuan pihak swasta, kata dia, Pemkab Kubu Raya akan terus mengalokasikan dukungan melalui APBD untuk penyediaan masker sehingga perlindungan bagi masyarakat dapat dilakukan lebih masif.

"Kami mengapresiasi komitmen dunia usaha tersebut dan berharap kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta terus diperkuat untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi karhutla yang masih berlangsung," ucapnya.

Sementara itu perwakilan PT Insight Medica Fame Christ Hamsi mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu masyarakat Kubu Raya, terlebih perusahaan memiliki fasilitas produksi alat kesehatan di wilayah tersebut.

“Pabrik kami ada di Kubu Raya, kami produsen alat kesehatan kedokteran yang satu-satunya ada di Kalimantan, Sshingga apapun yang bisa kami bantu dalam bentuk CSR, kami bersedia mendukung,” katanya.

Christ berharap keberadaan perusahaan di Kubu Raya dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam menghadapi kondisi darurat seperti karhutla.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.