Padang Panjang (ANTARA) - Warga Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul kualitas udara yang berada pada rentang 67–93 AQI/ISPU, dengan kategori sedang hingga kurang sehat.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpotensi mempengaruhi kualitas udara serta kesehatan masyarakat.

"Kami mengimbau warga Padang Panjang, terutama yang beraktivitas di luar rumah, untuk mengambil langkah pencegahan guna mengurangi risiko paparan udara yang kurang sehat," kata Hendri Arnis.

Ia meminta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga dianjurkan mengurangi kegiatan di ruang terbuka apabila kondisi udara semakin memburuk.

"Terutama kepada kelompok rentan terhadap dampak polusi udara, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap gangguan pernapasan. Selain menggunakan masker, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mencukupi waktu istirahat," jelas dia.

Wako Hendri Arnis, juga mengingatkan untuk tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara mulai mengganggu kenyamanan atau menimbulkan keluhan kesehatan.

Gangguan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, mata perih atau berair, sakit kepala dan sesak napas perlu menjadi perhatian.

"Jika keluhan semakin berat, masyarakat diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan," jelas dia.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi pemerintah dan instansi terkait. Langkah pencegahan dinilai penting untuk meminimalkan dampak polusi, terutama selama kualitas udara belum kembali ke kondisi baik.

Menurut dia, kewaspadaan menjadi kunci. Warga tidak perlu panik, tetapi juga tidak boleh lengah. Gunakan masker, batasi aktivitas di luar ruangan, dan jaga kesehatan keluarga hingga kondisi udara kembali membaik.