Jumat, 24 Juli 2026 - 16:23 WIB

VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tengah menjadi sorotan setelah dilaporkan menerima sanksi disiplin dari Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Keputusan itu berkaitan dengan kasus yang terjadi saat STY masih menangani klub K League, Ulsan HD.

Baca Juga

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan Yonhap pada Kamis, 23 Juli 2026. Seorang pejabat KFA mengonfirmasi bahwa Komite Disiplin telah menggelar rapat dan memutuskan untuk menjatuhkan tindakan disiplin terhadap mantan pelatih Ulsan HD itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami baru-baru ini mengadakan rapat Komite Disiplin dan memutuskan tindakan disiplin terhadap mantan pelatih Shin Tae-yong," ujar pejabat KFA seperti dikutip Yonhap.

Baca Juga

Lantas, bagaimana kronologi hingga mantan pelatih Timnas Indonesia itu dijatuhi sanksi?

Ditunjuk Melatih Ulsan HD

Baca Juga

Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih Ulsan HD pada Agustus 2025 di tengah musim kompetisi. Ia datang dengan harapan mampu mengangkat performa tim yang saat itu sedang mengalami masa sulit.

Namun, kiprahnya bersama Ulsan tidak berlangsung lama. Menurut Yonhap, Shin hanya bertahan sekitar dua bulan sebelum akhirnya diberhentikan ketika klub berada dalam ancaman degradasi.

Video Tampar Jeong Seung-hyeon Memicu Kontroversi

Beberapa waktu setelah kepergiannya, muncul video yang memperlihatkan Shin Tae-yong menampar pipi bek Ulsan, Jeong Seung-hyeon, saat pertemuan bersama para pemain.

Yonhap menyebut video tersebut menjadi pemicu utama kontroversi yang menyeret nama Shin Tae-yong.

Laporan media Korea Selatan, News1 menambahkan, selain dugaan penyerangan terhadap pemain, Shin juga disebut menghadapi tudingan penggunaan kata-kata kasar kepada pemain selama menangani Ulsan.

Jeong Seung-hyeon bahkan sempat mengungkapkan pengalamannya setelah musim berakhir.

"Ada beberapa kejadian yang membuat saya berpikir, 'Apakah ini benar?'. Itu adalah perilaku yang tidak sesuai dengan zaman. Dalam kasus penyerangan, jika korban menganggapnya sebagai penyerangan, maka itulah kenyataannya," kata Jeong Seung-hyeon, dikutip News1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KFA Lakukan Penyelidikan

KFA mulai melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyerangan pemain pada Desember 2025. Proses tersebut berlangsung sekitar delapan bulan sebelum akhirnya Komite Disiplin menggelar rapat pada awal Juli 2026 dan menyampaikan hasil keputusannya kepada Shin Tae-yong beberapa hari kemudian.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, KFA tidak mengungkap bentuk hukuman secara resmi.