Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong, Papua Barat Daya, melalui Dinas Pendidikan membekali satuan pendidikan dengan keterampilan pengelolaan dana BOS dan BOSP berbasis digital melalui pelatihan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) dan Manajemen ARKAS (MARKAS).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sorong Yuliana Kirihio di Sorong, Kamis, mengatakan penguasaan sistem digital penting untuk memastikan proses perencanaan, penggunaan, hingga pelaporan dana pendidikan, dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Pelatihan ini menjadi langkah strategis agar seluruh sekolah memiliki pemahaman yang sama dalam tata kelola dana BOS dan BOSP. Melalui aplikasi ini, pelaporan dapat dilakukan secara real-time, akurat, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujarnya.

Kegiatan itu diikuti kepala sekolah, bendahara, operator atau pengelola keuangan satuan pendidikan, serta jajaran Disdik Kota Sorong. Peserta berasal dari satuan pendidikan TK, SD, SMP hingga SMA/SMK negeri maupun swasta di wilayah Kota Sorong.

Menurut dia, penerapan ARKAS dan MARKAS diharapkan dapat mengurangi kendala teknis dalam penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta administrasi pelaporan pada masing-masing satuan pendidikan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pendampingan teknis mulai dari penginputan data sekolah, penyusunan program dan kegiatan, penganggaran, hingga mekanisme perubahan dan pergeseran anggaran sesuai ketentuan.

Yuliana meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan secara maksimal sehingga kepala sekolah, bendahara, dan operator, memiliki kemampuan yang memadai dalam mengoperasikan sistem pengelolaan anggaran berbasis digital.

"Pengelolaan dana pendidikan tidak boleh lagi dilakukan secara manual atau terpisah-pisah. Kita ingin memastikan setiap sekolah memiliki kemampuan menyusun rencana yang jelas dan melaporkan penggunaan dana secara tepat waktu," katanya.

Ia berharap peningkatan kapasitas pengelola sekolah melalui ARKAS dan MARKAS dapat mendukung pengelolaan dana BOSP yang lebih tertib, transparan dan akuntabel.

"Supaya kita memastikan dana pendidikan dapat digunakan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi peserta didik di Kota Sorong," ujarnya.

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.