Domino sekarang sudah menjadi cabang olahraga yang resmi dan sah
Surabaya (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mengapresiasi penyelenggaraan Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 yang melibatkan kalangan jurnalis sebagai bagian dari sosialisasi domino sebagai olahraga resmi.
Sekretaris Umum KONI Jawa Timur Akmal Budiyanto mengatakan turnamen yang diikuti 64 jurnalis dari berbagai media tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang telah diakui KONI.
"Domino sekarang sudah menjadi cabang olahraga yang resmi dan sah, serta diakui oleh KONI. Karena itu, arahnya harus menjadi olahraga prestasi," kata Akmal di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan, domino telah lama dikenal masyarakat dan kerap dimainkan dalam berbagai kegiatan berkumpul sehingga tantangannya kini adalah mengembangkan aktivitas tersebut menjadi olahraga dengan aturan dan sistem kompetisi yang terukur.
Selain itu, kata dia, Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur telah memiliki kepengurusan di 38 kabupaten/kota sehingga pembinaan atlet dapat diperkuat melalui program yang menyentuh langsung kegiatan olahraga.
"Oleh karena itu, dengan keterlibatan jurnalis penting untuk membantu menyosialisasikan perubahan orientasi domino. Perubahannya saat ini dari permainan masyarakat menjadi olahraga prestasi yang memiliki aturan dan sistem kompetisi," ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat menilai domino memiliki potensi dikembangkan sebagai olahraga yang tidak membutuhkan sarana besar, tetapi mampu menghasilkan prestasi.
"Saya rasa ini ada suatu hal yang bisa dikembangkan. Ada suatu olahraga yang memang tidak membutuhkan ruang terlalu besar, tetapi masih bisa berprestasi," kata Imam.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian ORADO Jawa Timur Mulyadi mengatakan turnamen bersama jurnalis menjadi bagian dari upaya memperluas sosialisasi domino sebagai olahraga resmi melalui pemberitaan media sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kegiatan bersama teman-teman jurnalis sudah kami tetapkan masuk dalam kalender kegiatan tahunan ORADO Jawa Timur, sementara agenda organisasi terus digelar di berbagai daerah," ujarnya.
Di sisi lain, Direktur Rumah Literasi Digital (RLD) Andika Ismawan menambahkan jika domino merupakan olahraga pikiran yang membutuhkan strategi, daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan mengendalikan emosi.
"Olahraga domino merupakan olahraga pikiran atau mind sport yang melatih strategi, daya ingat, dan kontrol emosi. Hal itu sejalan dengan cara-cara kerja jurnalis di lapangan," tuturnya.
Ia menambahkan, jika turnamen domino yang berlangsung di Hanaka Social Space, Surabaya, itu diselanggarakan oleh Rumah RLD bekerja sama dengan TIMES Indonesia untuk memperebutkan Piala Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur.
Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.