Kodam XXIII/Palaka Wira siapkan strategi antisipasi karhutla di Sulteng

Selasa, 1 September 2026 16:55 WIB

Image Print

Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J Binsar P Sianipar. ANTARA/Nur Amalia Amir

Palu (ANTARA) - Kodam XXIII/Palaka Wira menyiapkan sejumlah strategi terpadu untuk mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sulawesi Tengah.

โ€œTanpa edukasi, kita akan menjadi pemadam kebakaran terus. Karena itu, danrem dan dandim saya minta berkolaborasi dengan BPBD dan kepolisian serta pemerintah daerah setempat untuk memberikan edukasi secara masif kepada masyarakat,โ€ kata Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J Binsar P Sianipar di Palu, Selasa.

Ia mengatakan penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan upaya pemadaman ketika kebakaran telah terjadi, tetapi perlu diperkuat dengan langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.

Berdasarkan pemetaan, Kodam XXIII/Palaka Wira mencatat terdapat 177 titik panas di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Kabupaten Banggai menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 49 titik dengan klasifikasi sangat tinggi.

Selanjutnya, Morowali tercatat 28 titik, Buol 27 titik, Tojo Una-Una 19 titik, Morowali Utara 18 titik, Poso 15 titik, Sigi dan Donggala masing-masing tujuh titik, Banggai Kepulauan tiga titik, Parigi Moutong dua titik, serta Palu dan Tolitoli masing-masing satu titik.

Menurut dia, data tersebut menjadi salah satu dasar bagi jajaran kodam untuk memperkuat kesiapsiagaan dan menentukan wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan karhutla.

Ia mengatakan berdasarkan identifikasi di lapangan, sejumlah faktor yang memicu karhutla antara lain pembukaan lahan dengan cara dibakar, pembakaran sampah, serta puntung rokok yang dibuang sembarangan di kawasan hutan dan lahan kering.

Selain penyuluhan, Kodam XXIII/Palaka Wira menyiapkan sejumlah strategi antisipasi yang dilakukan secara terpadu, meliputi rapat kerja dengan seluruh komponen di masing-masing wilayah, penyusunan prosedur tetap (protap) penanganan karhutla, apel kesiapsiagaan, serta latihan posko dan latihan lapangan.

Ia juga meminta jajarannya membentuk satuan tugas penyuluhan dan pencegahan karhutla, menggelar pasukan di daerah rawan, melengkapi peralatan pendukung, serta membangun jaringan komunikasi di seluruh wilayah.

Menurut dia, seluruh strategi tersebut perlu dilaksanakan secara terintegrasi agar setiap unsur memiliki pemahaman dan pola tindakan yang sama dalam mengantisipasi maupun menangani karhutla.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, Kodam XXIII/Palaka Wira juga telah menyiapkan berbagai perlengkapan penanganan karhutla, di antaranya alat pelindung diri (APD), drone, perangkat GPS, alat pemadam, pompa punggung, serta 22 armada pemadam kebakaran yang telah disebar di 13 kabupaten/kota.

Ia berharap, penguatan strategi pencegahan dan kesiapsiagaan tersebut dapat mempercepat penanganan karhutla serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan di Sulawesi Tengah.

Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT ยฉ ANTARA 2026