KKN tematik Undana memetakan kebutuhan penyintas gempa di Manggarai
Kamis, 3 September 2026 13:14 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan Layanan Dukungan Psikososial bagi anak penyintas bencana gempa bumi di Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). ANTARA/HO-Baznas RI
Kupang (ANTARA) - Tim 2 KKN Tematik Tanggap Bencana Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memetakan kebutuhan penyintas sekaligus menyalurkan bantuan logistik di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 25-30 Agustus 2026.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Tim 2 KKN Tematik Undana, Maria K.D. Sambang dari Ruteng, Kamis, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak gempa bumi.
"Koordinasi tanpa aksi tidak akan sampai ke penyintas. Kami pastikan donasi yang terkumpul sampai ke tangan yang membutuhkan, sekaligus mendengar langsung kebutuhan penyintas untuk program lanjutan," katanya.
Dia mengatakan tim telah melakukan asesmen kebutuhan penyintas gempa sejak tanggal 25 Agustus lalu, hingga saat ini.
Beberapa kebutuhan yang sangat dibutuhkan penyintas itu kebutuhan dasar, pangan, sandang, perlengkapan tempat tinggal sementara, obat-obatan, serta tiga paket bantuan khusus dari Rektor Undana bagi keluarga mahasiswa yang terdampak gempa.
Selain itu, kebutuhan yang paling utama saat ini adalah air bersih serta terpal untuk tempat tinggal sementara.
Selain melakukan asesmen, tim mengunjungi rumah duka pasangan suami istri yang meninggal dunia akibat gempa di Dusun Welong. Kabupaten Manggarai, Tim juga memberikan pendampingan kepada putri korban yang mengalami cedera kaki akibat tertimpa reruntuhan.
Hasil asesmen tersebut kemudian menjadi dasar penyaluran bantuan logistik Undana di tiga lokasi, yakni Desa Wudi, Desa Wae Mulu, dan wilayah Langgo.
Dalam proses penyaluran bantuan logistik, pihaknya langsung menyalurkan kepada masyarakat terdampak untuk merespons kebutuhan dasar yang mendesak. "Bantuan logistik ini disalurkan langsung kepada warga terdampak sebagai respons cepat atas kebutuhan dasar yang mendesak di dua wilayah tersebut," katanya.
Selain penanganan kebutuhan darurat, Tim 2 KKN Tematik Undana menetapkan dua program prioritas untuk mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.
Program pertama berupa Sekolah Tanggap Bencana yang dilaksanakan bersama BPBD dan PMI Kabupaten Manggarai bagi siswa tingkat PAUD hingga SMP. Program tersebut akan menghasilkan komik edukasi mengenai mitigasi gempa bumi.
Program kedua berupa Bedeng Sayur Portabel Sederhana dengan teknologi irigasi tetes yang dikembangkan bersama Dinas Perkebunan.
Program tersebut diarahkan untuk membantu menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah kondisi pascabencana, termasuk penurunan debit air di sejumlah wilayah.
Maria mengatakan pemetaan berbasis data lapangan penting agar bantuan tidak salah sasaran sekaligus menjadi dasar penyusunan program pemulihan berikutnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KKN tematik Undana petakan kebutuhan penyintas gempa di Manggarai
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.