Banda Aceh (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah telah menemukan keberadaan salah seorang warga Lhokseumawe, Aceh Muhammad Ikhsan (25) yang hilang kontak di Arab Saudi, ternyata berada dalam tahanan Imigrasi setempat.

"Alhamdulillah, kita telah menerima kabar langsung dari KJRI Jeddah bahwa M Ikhsan sudah ditemukan. Saat ini yang bersangkutan berada di Tarhil Tabuk,” kata anggota DPD RI asal Sudirman Haji Uma, di Banda Aceh, Selasa.

Sebelumnya, Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma menyurati Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk membantu mencari salah seorang warga Lhokseumawe, Aceh Muhammad Iksan (25) yang hilang di Arab Saudi setelah menjalani pemeriksaan di Imigrasi setempat. 

Surat resmi dengan Nomor 145/10.2/B-1/DPDRI/IX/2026 tertanggal 21 September 2026 yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri RI c/q Direktur Perlindungan WNI/BHI itu diteruskan kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia serta Perwakilan RI di Arab Saudi (KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah).

Haji Uma mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima hari ini dari KJRI Jeddah, M Ikhsan telah ditemukan, dan saat ini diketahui berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim/Tarhil) Tabuk, Arab Saudi.

Hasil koordinasi, M Ikhsan diketahui dimasukkan ke Tarhil Tabuk oleh pihak majikan setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan dan tidak mampu membiayai pemulangan para pekerja ke negara masing-masing.

Haji Uma mengaku lega setelah mendapatkan kepastian keberadaan M Ikhsan, dan menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada KJRI Jeddah yang telah bergerak melakukan penelusuran, KBRI Riyadh, Satgas Wilayah Tabuk, serta Kementerian Luar Negeri RI.

Khususnya kepada Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah yang telah membantu koordinasi dan menindaklanjuti laporan terkait .

“Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja sama semua pihak, keberadaan saudara kita M Ikhsan akhirnya dapat dipastikan,” katanya.

Dalam waktu dekat, lanjut Haji Uma, M Ikhsan direncanakan baka dipindah dari Tarhil Tabuk ke Tarhil Syumaisi, Makkah. Setelah itu, ia menjalani tahapan dan proses lebih lanjut untuk pemulangan ke Indonesia.

Haji Uma berharap, seluruh proses yang masih harus dilalui dapat berjalan lancar, sehingga M Ikhsan segera dipulangkan ke Tanah Air dan kembali berkumpul bersama keluarganya di Lhokseumawe.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.