Ketua DPRD Barito Utara tekankan sinergi dukung kebijakan nasional

Jumat, 14 Agustus 2026 19:54 WIB

Image Print

DPRD Kabupaten Barito Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 di ruang rapat DPRD setempat, Muara Teweh, Jumat (14/8/2026). ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - DPRD Kabupaten Barito Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 di DPRD setempat, Muara Teweh, Jumat.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Barito Utara Mery Rukaini, didampingi Wakil Ketua I DPRD Beny Siswanto dan Wakil Ketua II DPRD Henny Risgiaty Rusli.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Asisten Sekda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Barito Utara Mery Rukaini menyampaikan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden merupakan bagian penting dari agenda ketatanegaraan sekaligus momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat di daerah diharapkan dapat mengambil semangat dan arah kebijakan nasional untuk diterapkan sesuai dengan kebutuhan pembangunan di daerah," kata Mery.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas serta mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.

“Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah dan bangsa,” demikian pokok pesan yang disampaikan Mery.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.