Jumat, 31 Juli 2026 - 16:50 WIB
Jakarta, VIVA – Kerja nyata menjadi salah satu indikator utama yang menentukan kualitas sebuah organisasi. Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya gagasan, rapat, atau program yang disusun, tetapi dari sejauh mana seluruh rencana tersebut mampu diwujudkan menjadi manfaat yang dirasakan langsung oleh anggota maupun masyarakat.
Baca Juga
Dalam sebuah organisasi, kerja nyata berarti mengubah ide menjadi aksi. Program kerja harus berjalan sesuai target, menjawab persoalan yang ada di lapangan, serta dievaluasi secara berkala agar terus berkembang. Organisasi yang mampu menghadirkan dampak nyata akan lebih mudah memperoleh kepercayaan dari masyarakat dibanding hanya menjadi ruang diskusi tanpa implementasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kerja nyata juga ditopang oleh kolaborasi yang solid di dalam organisasi. Pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang terbuka, hingga penyelesaian perbedaan pendapat secara profesional menjadi fondasi penting agar setiap program dapat berjalan efektif. Dengan manajemen tim yang baik, tujuan organisasi lebih mudah dicapai secara bersama-sama.
Baca Juga
Selain itu, organisasi yang menghasilkan dampak positif umumnya memberi ruang bagi anggotanya untuk terus berkembang. Kesempatan memimpin program, meningkatkan kemampuan komunikasi, manajemen waktu, hingga memperluas jaringan menjadi bagian dari proses pembentukan sumber daya manusia yang lebih kompeten dan siap menghadapi berbagai tantangan.
Budaya organisasi yang berorientasi pada hasil, menjunjung disiplin dan integritas, serta mampu beradaptasi terhadap perubahan menjadi karakter yang membedakan organisasi yang produktif dengan organisasi yang hanya menjalankan aktivitas seremonial. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat yang terukur.
Baca Juga
Prinsip kerja nyata tersebut juga menjadi pesan yang disampaikan Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo kepada para anggota legislatif partainya. Saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Perindo 2026 pada Rabu, 29 Juli 2026, Angela memberikan penghargaan kepada 14 anggota legislatif yang dinilai menunjukkan kinerja dan kontribusi melalui berbagai program di daerah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
![]()
Penghargaan diberikan dalam 11 kategori yang mencakup bidang pendidikan, pemberdayaan UMKM, penyerapan aspirasi masyarakat, dampak sosial, hingga komunikasi publik. Menurut Angela, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi sekaligus contoh bagi seluruh legislator Partai Perindo.
Halaman Selanjutnya
"Saya ingin anggota legislatif Perindo menjadi contoh di daerah masing-masing. Jabatan yang kita pegang harus dibuktikan dengan kerja nyata, bagaimana kita memperjuangkan aspirasi dan menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat," kata Angela.