Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB
Jakarta, VIVA – Pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) menyambangi Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat koordinasi dan membangun kerja sama dalam bidang perdata serta tata usaha negara.
Baca Juga
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Ketut Sumedana menjelaskan kunjungan itu merupakan bagian dari silaturahmi jajaran pimpinan BGN dengan Kejagung setelah adanya pergantian pejabat di lingkungan lembaga tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Intinya bahwa kedatangan pimpinan BGN tadi ke sini beserta jajaran, dari Pak Kepala, Bu Wakil, sama beberapa Deputi, datang ke sini dalam rangka silaturahmi. Karena pejabat baru, tentunya banyak hal-hal yang perlu dikomunikasikan ke depan dalam rangka kerja sama di bidang perdata dan tata usaha negara," ujar Ketut di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Agustus 2026.
Baca Juga
Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah
Photo :
- tvOne
Dalam pertemuan itu, jajaran BGN juga membahas rencana pendampingan hukum dari Kejagung. Pendampingan tersebut mencakup legal audit hingga pengawasan terhadap pelaksanaan program BGN di lapangan dengan melibatkan jajaran kejaksaan di daerah.
Baca Juga
"Beliau meminta bahwa nanti ke depannya akan ada pendampingan. Pendampingan hukum, legal audit, termasuk pengawasan di lapangan melibatkan teman-teman yang ada di Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi," kata Ketut.
Ketut mengatakan BGN saat ini tengah melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap tata kelola internal. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan BGN kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar.
"Nah, kita lagi lakukan pembenahan dan evaluasi semua. Nanti kita lihat ke depannya mudah-mudahan menjadi lebih bagus. Pelayanannya terhadap masyarakat lebih bermanfaat. Itu kuncinya," tutur Ketut.
Lebih lanjut, Ketut mengatakan, pembenahan juga akan menyasar sistem tata kelola dan pengadaan di lingkungan BGN. Pimpinan baru BGN, kata Ketut, berkomitmen membangun sistem yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Oh tentu, semua tata kelola akan dibangun dengan bagus. Komitmen pimpinan yang baru ini adalah bagaimana membangun tata kelola yang baik, pelayanan yang baik," jelasnya.
Terkait penyidikan dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dilakukan Kejagung, Ketut memastikan BGN terbuka terhadap pemeriksaan yang dilakukan penyidik. Ia menegaskan pimpinan BGN tidak akan menghalangi proses hukum terhadap pihak-pihak yang diperiksa dalam perkara tersebut.
Halaman Selanjutnya
"Pimpinan tadi menjelaskan dan menegaskan ya, apa pun yang terkait dengan pemeriksaan tindak pidana khusus, dipersilakan, terbuka. Karena itu memang sudah menjadi domain pribadi daripada oknum-oknum yang dulu ya ada di BGN," jelas Ketut.