Kemensos fasilitasi pendidikan kesetaraan jenjang SMA di Kabupaten Temanggung
Minggu, 11 Oktober 2026 05:02 WIB
SeKda Kabupaten Temanggung Tri Winarno menyalami peserta usai mengalungkan tanda peserta di Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sabtu (10/10/2026). ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Sentra Terpadu Kartini, Kabupaten Temanggung.
Sebanyak 36 peserta mengikuti kegiatan ini untuk memulai pendidikan kesetaraan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kepala Sentra Terpadu Kartini di Temanggung, Nova Dwiyanto Suli, Sabtu, menyampaikan penyelenggaraan SKB menjadi upaya memperluas kesempatan pendidikan bagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah, anak putus sekolah, serta calon siswa Sekolah Rakyat yang belum tertampung.
"Program ini diharapkan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengakses pendidikan dan memperoleh hak belajar yang setara," katanya.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran melibatkan sinergi antara Sentra Terpadu Kartini di Temanggung dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Temanggung. Guru dari Disdikpora Kabupaten Temanggung akan memberikan pembelajaran akademik, sedangkan instruktur Sentra Terpadu Kartini akan memberikan pelatihan vokasional untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis.
Ia menuturkan, kolaborasi ini memperjelas pembagian peran kedua pihak. SKB menjadi wadah penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, Disdikpora Kabupaten Temanggung mendukung proses pembelajaran melalui tenaga pengajar, sementara Sentra Terpadu Kartini memfasilitasi penyelenggaraan program serta menyediakan instruktur untuk pelatihan vokasional.
Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan SKB merupakan amanah Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Program ini dijalankan melalui sinergi Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperluas jangkauan pendidikan kesetaraan.
Pembelajaran bagi 36 peserta dijadwalkan berlangsung secara berkala setiap dua minggu, dengan dua kali kedatangan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Melalui program ini, ia berharap, peserta tidak hanya memperoleh kesempatan menuntaskan pendidikan setara SMA, tetapi juga mengembangkan keterampilan vokasional sebagai bekal.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.