Kemendikdasmen revitalisasi SMAN 1 Ampek Nagari Agam senilai Rp1,5 miliar
Selasa, 22 September 2026 17:24 WIB
Kepala SMAN 1 Ampek Nagari Wannasri sedang memantau pembangunan ruangan, Selasa (22/8/2026). ANTARA/Yusrizal
Lubukbasung (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia melakukan revitalisasi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dengan nilai sebesar Rp1,51 miliar dampak bencana hidrometeorologi melanda daerah itu.
Kepala SMAN 1 Ampek Nagari Wannasri di Lubuk Basung, Selasa, mengatakan dana Rp1,51 miliar itu digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas sembilan ruangan, rehabilitasi administrasi ruangan tata usaha satu ruangan dan pembangunan ruangan Bimbingan Konseling (BK).
"Sembilan ruangan kelas itu rehabilitasi berat empat unit dan rehabilitasi ringan lima unit," katanya.
Ia mengatakan revitalisasi dengan dana Rp1,51 miliar itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) melalui Direktorat Pendidikan Anak dan Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pembangunan tersebut selama 120 hari yang dimulai pada 25 Juni sampai Oktober 2026.
"Pembangunan telah berlangsung dan bobot kerja sudah mencapai di atas 50 persen," katanya.
Ia menambahkan renovasi ruangan tersebut dilakukan dengan sistem swakelola.
Namun pihaknya menunjuk konsultan pengawas dan konsultan perencana untuk pelaksanaannya.
"Kita menyerahkan ke konsultan untuk pembangunan dan termasuk membeli bahan bangunan, tetapi di bawah pengawasan saya dan bendahara," katanya.
Selama proses rehabilitasi ruangan tersebut, tambahnya proses belajar dan mengajar dilakukan secara dua sief siang dan malam oleh 625 siswa.
Proses belajar dan mengajar ke 625 siswa itu dilakukan di 10 ruangan kelas dan satu laboratorium.