Kudus (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melatih 121 guru dari 43 sekolah untuk menjadi fasilitator nasional yang akan memperkuat kompetensi ribuan guru untuk mengajar pembelajaran Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) di seluruh jenjang pendidikan.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani mengatakan pihaknya saat ini fokus melakukan penyebaran Program STEM dengan membentuk tim yang terdiri atas fasilitator nasional, fasilitator daerah, dan fasilitator UPT guna membentuk ekosistem pembelajaran lintas disiplin ilmu.

“Dengan pembekalan ini, guru diharapkan tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, inspiratif, dan berdampak bagi murid,” kata Nunuk dalam kegiatan Peluncuran Program STEM Nasional di PAUD Terpadu Kalirejo, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sebanyak 121 guru yang akan menjadi fasilitator nasional tersebut telah mendapatkan pelatihan sejumlah materi sejak bulan Januari hingga Juli.

Baca juga: Kenalkan STEM sejak PAUD, Mendikdasmen: Belajar sains mudah dan murah

Beberapa materi pelatihan tersebut, kata dia, di antaranya ialah pengembangan learning management system (LMS), penyamaan persepsi terkait implementasi pembelajaran STEM Nasional di setiap jenjang pendidikan, pembekalan terkait admin kelas serta finalisasi sistem manajemen pembelajaran.

Selanjutnya, ia mengatakan ratusan fasilitator nasional tersebut akan melatih sebanyak 1636 guru dari 58 sekolah pada bulan Agustus hingga September.

Nunuk menerangkan pihaknya merekrut peserta pelatihan dengan komposisi penggabungan guru dengan latar belakang mengajar MIPA dan Non-MIPA dari tiap sekolah.

Selain melatih para fasilitator nasional dan daerah, pihaknya juga menyelenggarakan pelatihan teknis, beasiswa micro-credential dan lokakarya STEM lintas jenjang pendidikan melalui kemitraan dengan multipihak, diantaranya ialah Monash University, SEAQIS dan Korea National University of Education.

Baca juga: Kemendikdasmen perkuat STEM murid sejak PAUD dukung wajar 13 tahun

Baca juga: Mendikdasmen: Pembaruan buku ajar rencana lama, perkuat nilai STEM

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.