Jakarta -
Komedian Bolot kembali beraktivitas dan menjalani syuting setelah sempat mengalami kondisi kritis akibat sakit jantung. Keluarga kini lebih protektif dalam menjaga kondisi kesehatan komedian senior tersebut.
Wahyu, asisten Haji Bolot, mengatakan keluarga berusaha menjaga pola hidup sang komedian, termasuk mengurangi kebiasaan merokok.
"Ya, jadi lebih protektif, lebih bawellah dan bersyukur. Ya mudah-mudahan ya kita jaga pola hidupnya. Kita kurangin itu rokok," kata Wahyu di Studio FYP Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Wahyu, Bolot kini masih rutin berkonsultasi ke dokter. Jadwal konsultasinya dilakukan sebulan sekali.
Bolot juga masih mengonsumsi obat untuk jantung. Dalam sekali minum, ada tiga jenis obat yang dikonsumsi sebanyak tiga kali sehari.
Setelah kembali syuting, Bolot masih gak banyak bicara. Suaranya juga lebih pelan. Wahyu mengatakan kondisi itu bukan karena Bolot mengalami kesulitan bicara usai sakit.
"Bukan, karena batuk aja, kan ada batuk," jelasnya.
Selain rokok, keluarga juga mulai membatasi konsumsi Bolot untuk minum kopi. Sebelum sakit, Bolot disebut bisa menghabiskan lima hingga enam gelas kopi dalam sehari.
"Tapi sekarang kita batesin. Dua, dua (gelas) aja," katanya.
Wahyu mengatakan waktu minum kopi tidak ditentukan secara khusus. Namun, dipastikan kala itu Bolot minum kopi lebih dari dua gelas sehari.
Bahkan, keluarga sudah menyiapkan permen untuk membantu mengalihkan keinginan Haji Bolot terhadap rokok. Untuk kopi, keluarga juga tidak sembarangan memberikannya.
Mereka terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi kopi setelah Bolot keluar dari rumah sakit. Salah satu hal yang paling dicari Bolot setelah keluar dari rumah sakit rupanya kopi.
"Paling itu doang tanya kopi, pengin ngopi. Udah pengin ngopi," ungkapnya.
Namun, keinginan Bolot untuk menikmati kopi harus diawasi. Wahyu mengaku pernah ada anggota keluarga yang membuatkan kopi lebih dari batas yang telah ditentukan.
(fbr/pus)