Fitra Iskandar

| 7 Oktober 2026, 10:18 WIB

Kasus Pes Pneumonik Rusia Bikin Trump Turun Tangan, Kematian Teknisi Lab Masih Misterius

Kematian teknisi lab Rusia yang diduga terpapar pes, masih misterius. Foto: Ilustrasi

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan badan-badan intelijen AS tengah melakukan pembahasan mendalam terkait kasus dugaan pes pneumonik di Rusia yang dikaitkan dengan kematian teknisi laboratorium di Siberia. Trump menyampaikan hal tersebut kepada wartawan pada Selasa, seraya mengatakan dirinya akan segera berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kasus pes pneumonik di Rusia menjadi sorotan setelah Darya Shipilova, teknisi laboratorium berusia 28 tahun di Irkutsk Anti-Plague Institute, Siberia, meninggal dunia. Hingga kini, Rusia belum mengumumkan penyebab kematian Shipilova secara resmi, sementara laporan awal dari media lokal dan pejabat setempat sempat menyebut pes pneumonik sebagai penyebabnya.

Trump mengatakan ia kemungkinan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus tersebut dalam waktu dekat, bahkan “mungkin besok”. Pernyataan itu muncul ketika pejabat AS mengakui masih memiliki informasi terbatas mengenai kematian teknisi laboratorium Rusia tersebut dan meminta Moskow memberikan penjelasan lebih rinci.

Rusia sebut Shipilova meninggal karena pneumonia

Badan pengawas kesehatan masyarakat Rusia, Rospotrebnadzor, menyatakan Shipilova meninggal pada Jumat akibat “pneumonia dengan etiologi yang tidak diketahui”.

Pernyataan tersebut berbeda dengan sejumlah laporan awal di tingkat lokal yang menyebut Shipilova meninggal karena pes pneumonik.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi yang memastikan bahwa Shipilova terinfeksi bakteri penyebab pes pneumonik.

Rospotrebnadzor juga mengatakan tidak menemukan mikroorganisme yang berkaitan dengan pekerjaan Shipilova dalam pemeriksaan terhadap jenazahnya maupun hampir 200 orang yang menjalani pemeriksaan.

Menurut badan tersebut, hanya ditemukan dua kasus COVID-19 dan dua kasus rhinovirus dalam pemeriksaan tersebut.

AS masih kekurangan informasi

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan agar publik tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian Shipilova.

Halaman:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F

F

Ketua Komjak: Illicit Enrichment Bersifat Imbauan, Semangatnya Beda dengan KUHP Baru

Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri, Prabowo Beri Gambaran Tantangan yang Dihadapi RI

Prabowo Ultimatum Satgas PKH: Yang Tak Mau Berjuang di Jalan Benar, Minggir

Algatek Menang Startup World Cup Indonesia, Siap Bertarung di AS

OPPO F35 Series Resmi Meluncur, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Kamera Selfie 50 MP