Kaltara buka ruang kolaborasi dunia usaha realisasikan perkeretaapian
Kamis, 17 September 2026 18:58 WIB
Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menghadiri dan membuka rapat tindak lanjut Focus Group Discussion (FGD) bersama PT. Indonesia Transit Synergy (INTRA) terkait pembangunan perkeretaapian Kaltara di Ruang Pertemuan Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (16/9/2026). (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)
Tanjung Selor (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha untuk merealisasikan rencana pembangunan jaringan kereta api di Kaltara.
“Untuk merealisasikan rencana pembangunan perkeretaapian di Kaltara membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, pengembang, dan perusahaan sebagai calon pengguna jasa,” ujar Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang di Tanjung Selor, Kaltara, Kamis.
Hal tersebut, kata Zainal, juga ia sampaikan saat membuka rapat tindak lanjut Focus Group Discussion (FGD) bersama PT. Indonesia Transit Synergy (INTRA) di Ruang Pertemuan Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (16/9).
Menurutnya, dengan meningkatnya aktivitas investasi di Kaltara harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur pendukung.
“Hingga triwulan II 2026, realisasi investasi di Kaltara telah mencapai sekitar Rp14,3 triliun, atau 46,78 persen dari target tahunan sebesar Rp30,55 triliun,” sebutnya.
Gubernur Zainal menilai capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi Kaltara.
Capaian ini, tegasnya, bukan hanya angka. Tapi menunjukkan Kaltara memiliki potensi ekonomi yang besar dan semakin dipercaya sebagai tujuan investasi.
“Dalam beberapa bulan terakhir cukup banyak investor yang menunjukkan minat untuk berinvestasi di Kaltara. Kondisi tersebut perlu diikuti dengan penguatan konektivitas dan infrastruktur agar aktivitas ekonomi dapat berkembang lebih cepat,” katanya.
Salah satu infrastruktur strategis yang dinilai penting, kata dia, adalah jaringan kereta api. Namun, tegas Zainal, pembangunan proyek tersebut harus didukung kajian dan kerja sama yang matang.
Oleh sebab itu ia meminta PT. INTRA sebagai pihak inisiator membangun komunikasi secara intensif dan terbuka dengan para pelaku usaha yang nantinya berpotensi menjadi pengguna jasa maupun operator.
“Yang kita cari adalah kerja sama yang memberikan manfaat dan keuntungan secara adil bagi semua pihak,” tegasnya.
Zainal juga menegaskan, melalui konsep win-win solution harus menjadi dasar dalam pembahasan. Sebab, pemerintah membutuhkan infrastruktur, sementara dunia usaha membutuhkan kepastian efisiensi dan manfaat ekonomi dari pembangunan tersebut.
Karena itu, kata Gubernur Zainal, investasi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, serta pembahasan teknis juga perlu memastikan rencana pembangunan sesuai dengan tata ruang daerah dan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
“Kita ingin membangun infrastruktur yang menjawab kebutuhan ekonomi, tetapi tetap menjaga lingkungan untuk generasi berikutnya,” tegasnya.
Pemprov Kaltara, lanjutnya, siap membantu memfasilitasi komunikasi antara PT. INTRA, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Dia berharap komunikasi dan pembahasan yang dilakukan dapat segera menghasilkan skema kerja sama yang jelas sehingga rencana pembangunan jaringan kereta api dapat bergerak ke tahap berikutnya.
“Pemerintah siap memfasilitasi dan mempertemukan para pihak. Kita harus terus bersinergi dan berkolaborasi agar rencana ini bisa terwujud,” ujar Zainal.
Dia juga berharap perusahaan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit di Kaltara memberikan dukungan karena kedua sektor tersebut berpotensi menjadi pengguna utama angkutan kereta api.
Gubernur Kaltara optimistis jika pemerintah, pengembang, dan dunia usaha memiliki komitmen yang sama, pembangunan jaringan kereta api di Kaltara dapat segera direalisasikan.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa groundbreaking. insya Allah kereta api pertama di Kalimantan bisa dimulai dari Kaltara,” katanya.
Baca juga: Wabup Bulungan pastikan penguatan sarpras dan faskes di RSDSS
Baca juga: Bulungan perkuat armada Pemadam Kebakaran melalui APBD Perubahan 2026
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.