AKURAT.CO Kalender Jawa 10 Agustus 2026 bertepatan dengan Senin Wage. Dalam penanggalan Jawa, tanggal tersebut merupakan 25 Sapar 1960, sedangkan menurut kalender Hijriah jatuh pada 26 Safar 1448 H.
Weton Senin Wage memiliki neptu 8 yang berasal dari nilai hari Senin dan pasaran Wage. Bagi masyarakat yang masih menggunakan perhitungan weton, informasi mengenai pasaran, neptu, dan watak dapat menjadi bagian dari tradisi untuk mengenali karakter seseorang maupun menentukan berbagai keperluan adat.
Baca Juga: Bursa Ketum PBNU Makin Ramai, Sejumlah Kandidat Janjikan Muktamar Bebas Intervensi
Kalender Jawa 10 Agustus 2026
Berikut rincian kalender Jawa 10 Agustus 2026:
Hari: Senin
Pasaran: Wage
Weton: Senin Wage
Kalender Jawa: 25 Sapar 1960
Kalender Hijriah: 26 Safar 1448 H
Dengan demikian, weton 10 Agustus 2026 adalah Senin Wage. Tanggal ini masih berada dalam bulan Sapar pada tahun Jawa 1960.
Dalam sistem penanggalan Jawa, satu hari terdiri atas Saptawara atau siklus tujuh hari dan Pancawara yang terdiri atas lima pasaran, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Perpaduan keduanya kemudian menghasilkan weton seperti Senin Wage.
Neptu Weton Senin Wage
Weton Senin Wage memiliki jumlah neptu 8. Nilai tersebut diperoleh dari hari Senin yang memiliki neptu 4 dan pasaran Wage yang juga bernilai 4.
Perhitungan neptu:
Senin: 4
Wage: 4
Total neptu: 8
Dalam tradisi Jawa, neptu menjadi salah satu unsur yang digunakan dalam berbagai perhitungan berdasarkan weton. Perhitungan tersebut antara lain dapat berkaitan dengan karakter, kecocokan pasangan, hingga pemilihan hari untuk kegiatan tertentu.
Baca Juga: Mahasiswi FK UPH Juara 1 Pilmapres Nasional 2026, Catat Sejaarah bagi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia
Watak Weton Senin Wage
Menurut kepercayaan dalam tradisi penanggalan Jawa, orang yang lahir dengan weton Senin Wage umumnya dikenal sebagai pribadi yang tenang dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Mereka cenderung mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum menentukan pilihan. Sikap tersebut membuat pemilik weton Senin Wage dianggap tidak mudah mengambil langkah secara terburu-buru, terutama ketika berhadapan dengan situasi yang berisiko membuat dirinya berada dalam posisi kurang baik.
Selain itu, Senin Wage kerap digambarkan memiliki sifat jujur dan mampu menjadi pendengar yang baik. Mereka dapat membuat orang lain merasa nyaman ketika menyampaikan persoalan karena memiliki pembawaan yang tenang dan tidak mudah menghakimi.
Karakter tersebut membuat pemilik weton Senin Wage dalam tradisi Jawa dianggap memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi penengah. Mereka dinilai dapat memahami sudut pandang orang lain sebelum memberikan tanggapan.
Namun, karakter tersebut juga memiliki sisi yang perlu diperhatikan. Ketika sedang marah atau merasa tersinggung, orang dengan weton Senin Wage dipercaya dapat menjadi keras kepala dan sulit menerima alasan dari orang lain.
Karena itu, dalam menghadapi pemilik weton Senin Wage yang sedang emosi, memberi ruang untuk menenangkan diri dinilai lebih baik daripada memaksakan pembicaraan pada saat itu juga.