Kediri (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, mendukung penyediaan fasilitas dan layanan transportasi yang ramah bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan kereta api yang inklusif.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan berbagai kemudahan bagi penyandang disabilitas, termasuk pemberian tarif reduksi serta pelayanan yang melibatkan petugas terlatih untuk membantu pelanggan selama berada di stasiun.

"Anak-anak disabilitas memiliki hak yang sama untuk mengekspresikan diri. Melalui tema HAN 'Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan', KAI berkomitmen menghadirkan sarana transportasi yang aman, nyaman, dan ramah disabilitas," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari di Blitar, Kamis.

KAI memberikan tarif reduksi sebesar 20 persen untuk perjalanan kereta api jarak jauh bagi penumpang penyandang disabilitas yang telah melakukan registrasi dengan melampirkan surat keterangan dokter.

Selain itu, layanan inklusif juga didukung kemampuan petugas frontliner, seperti customer service on station dan ticket officer, dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat untuk membantu pelanggan penyandang disabilitas tunarungu.

Komitmen tersebut juga ditunjukkan melalui kegiatan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) dengan mengajak siswa-siswi penyandang disabilitas dari SLB Negeri Banjarsari Wetan Kabupaten Madiun, SLB Manisrejo Kota Madiun, dan SLB Panca Bhakti Magetan menikmati perjalanan kereta api secara gratis.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga mendapatkan ruang untuk menampilkan bakat, di antaranya paduan suara anak tunarungu, peragaan busana anak tunagrahita, dan pencak silat anak tunarungu.

KAI Daop 7 Madiun juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai alur perjalanan menggunakan kereta api, mulai dari pembelian tiket, proses boarding, hingga penerapan aturan keselamatan selama perjalanan.

Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat menghadirkan layanan transportasi yang semakin aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

"Kami mengajak teman-teman disabilitas untuk turut menikmati bagaimana naik kereta api. Harapannya ada kesetaraan mereka dan anak-anak ini mempunyai bakat yang cukup tinggi, mulai fashion show hingga paduan suara, ini patut kita hargai dan kami apresiasi. Kami berikan fasilitas diskon 20 persen untuk penyandang disabilitas dengan daftar di stasiun," kata dia.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.