Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Palembang, VIVA – Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa menginstruksikan sekolah-sekolah di wilayahnya untuk kembali penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat.

Baca Juga

Ratu Dewa mengatakan keputusan terkait metode pembelajaran harus disesuaikan dengan kondisi kualitas udara terkini. Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk melindungi kesehatan siswa dari paparan kabut asap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keputusan mengenai pelaksanaan pembelajaran harus mempertimbangkan kondisi udara terkini," kata Ratu Dewa di Palembang, Sabtu (3/10/2026).

Baca Juga

Ia menjelaskan, beberapa sekolah sebelumnya sempat menerapkan pembelajaran secara daring. Namun, seiring kondisi yang sempat membaik, sejumlah sekolah kembali menggelar pembelajaran tatap muka.

Menurut Ratu Dewa, kondisi pencemaran udara perlu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan apakah kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara langsung di sekolah atau kembali dialihkan ke sistem daring.

Baca Juga

Oleh sebab itu, ia meminta pihak sekolah bersama komite sekolah melakukan pembahasan kembali mengenai kondisi pencemaran udara saat ini.

"Hasil pembahasan nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan apakah kegiatan belajar mengajar secara tatap muka tetap dilanjutkan atau kembali dilakukan dari rumah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengimbau masyarakat Kota Palembang untuk menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, terutama jika kondisi kabut asap sudah melampaui ambang batas secara terus menerus tanpa fluktuatif.

"Saya mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan supaya tidak terpapar kabut asap. Jika terpaksa harus ke luar rumah, sebaiknya menggunakan masker," ujar dia. (ANT)

Jalur pendakian Torean yang terdampak kebakaran hutan di kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat

Karhutla di Gunung Rinjani Berhasil Dipadamkan

TNGR Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan kebakaran hutan di kawasan Resor Torean dan Senaru Gunung Rinjani Lombok telah berhasil dipadamkan secara keseluruhan.

VIVA.co.id

2 Oktober 2026