Penajam, Kaltim (ANTARA) - Tim gabungan dari berbagai unsur di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekitar 20 hektare di Kelurahan Sepaku yang terjadi sejak Jumat (11/9).

"Tadi sudah ada tim dari IHM (Itci Hutani Manunggal) yang melakukan patroli di lokasi karhutla untuk memastikan tidak ada rambatan api di lokasi baru atau di tepi areal yang belum terbakar," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Minggu.

Kawasan yang terbakar di sekitar RT03 Kelurahan Sepaku. Laporan masuk ke PBPD setempat pada Jumat (11/9), pukul 14.40 Wita. Tim langsung bergerak melakukan penanganan begitu mendapat laporan.

Area yang terbakar sebagian merupakan jenis lahan mineral dengan semak belukar dan pepohonan, sedangkan penyebab api hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Setelah laporan masuk Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD PPU, tim langsung berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk melakukan penanganan.

"Akses yang sulit serta ketidaktersediaan sumber air di area sekitar karhutla, hal ini menjadi kendala petugas dalam proses pemadaman api yang tersebar di banyak titik, namun tim tak putus asa," katanya.

Pemadaman dilakukan dengan beberapa pola, seperti secara manual, penyemprotan menggunakan jet sutter, pembuatan sekat bakar, dan sejumlah teknik lain, sebagai upaya meminimalisasi perluasan dampak karhutla.

Proses pemadaman hari pertama pada Jumat (11/9) sempat dihentikan karena terlalu malam, yakni pukul 23.00 Wita. Pemadaman dilanjutkan hari kedua yang sebagian besar masih dilakukan dengan cara manual oleh tim gabungan, kecuali pada area karhutla yang dapat dijangkau oleh mobil pemadam. Namun karhutla telah meluas hingga RT05 Kelurahan Sepaku.

"Proses pemadaman dan pendinginan dihentikan malam tadi, tepatnya Sabtu (12/9), pukul 22.45 Wita karena petugas kelelahan, meski secara visual masih terdapat titik api dan sisa material terbakar, namun hari ini sudah ada tim yang melanjutkan pendinginan. Semoga tidak ada titik api baru," ujarnya.

Sejumlah unsur pimpinan yang turut hadir di lokasi karhutla Kelurahan Sepaku, seperti Kapolresta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Kasat Intel OIKN, Kabag Ops OIKN, Kapolsek Sepaku, Danramil Sepaku, Camat Sepaku, pejabat OIKN, dan Lurah Sepaku.

"Tim di lapangan yang memadamkan karhutla antara lain Polresta OIKN, Damkar OIKN, Polsek Sepaku, Koramil Sepaku, DPKP Pos Sepaku, PT IHM, babinsa, bhabinkamtibmas, dan sejumlah warga setempat," ucap Nurlaila.

Pewarta: Rahmad
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.