Jakarta, CNN Indonesia --
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner menyebut kartu merah yang diterima Thom Haye jadi momen krusial yang membuat situasi pertandingan berubah saat menghadapi Malaysia dalam laga FIFA ASEAN Cup, Senin (28/9).
Hubner menganggap Indonesia menguasai pertandingan di awal laga. Skuad Garuda bisa menekan Malaysia. Bahkan Indonesia sempat mencetak gol melalui Justin Hubner meskipun gol tersebut dianulir wasit.
Namun begitu Thom Haye terkena kartu merah di menit ke-37, situasi berubah. Malaysia yang unggul jumlah pemain mulai bisa memanfaatkan situasi dan berbalik menekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Herdman: Kartu Merah Thom Haye itu Berkah sekaligus Kutukan
- Syarat Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup usai Imbang vs Malaysia
- Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup: Masih Besar tapi Waspada
"Pertandingan tadi, saya rasa kami mendominasi sampai terjadinya kartu merah. Ketika kami mendapatkan kartu merah, rasanya sangat sulit bagi kami untuk keluar menyerang," kata Hubner seusai pertandingan.
Meskipun kesulitan menyerang, Hubner menyoroti keberhasilan Indonesia untuk bertahan dan menggagalkan banyak peluang Malaysia untuk mencetak gol. Hasil imbang ini yang tetap menjaga harapan Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup.
"Tentu saja selalu sulit bermain dengan sepuluh orang, tetapi jika Anda melihat bagaimana cara kami bertahan pada akhirnya, saya rasa pujian besar patut diberikan kepada tim."
"Saya rasa semua orang ingin melihat kami menang, tetapi jika kami bisa bertahan seperti ini, maka tidak akan ada tim yang mampu mencetak gol ke gawang kami," ujar Hubner.
Indonesia akan menghadapi Bangladesh di laga terakhir sedangkan Malaysia bertarung lawan Singapura. Kedua pertandingan itu dimainkan pada Kamis (1/10) dengan waktu kick off pukul 19.30 WIB.
[Gambas:Video CNN]
(ikw/kar/ptr)