Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:05 WIB
VIVA – Jurnalis investigasi asal Prancis, Romain Molina, melontarkan kritik terhadap Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) setelah Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) masuk nominasi penghargaan Association of the Year atau Asosiasi Sepak Bola Terbaik Tahun Ini.
Baca Juga
Molina mempertanyakan dasar AFC memasukkan FAM dalam daftar kandidat penghargaan tersebut. Kritik itu muncul di tengah sorotan terhadap kasus pemalsuan dokumen kewarganegaraan yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui akun X pribadinya, Molina menyindir keputusan AFC yang tetap memasukkan FAM dalam nominasi meski federasi tersebut terseret kasus yang berujung pada sanksi.
Baca Juga
"AFC sungguh konyol: Bagaimana mungkin Asosiasi Sepak Bola Malaysia bisa masuk dalam daftar kandidat peraih penghargaan Association of the Year, padahal pada 2025 mereka terbukti bersalah karena memalsukan kewarganegaraan tujuh pemain?" tulis Molina.
"Seolah-olah korupsi dan tindakan melanggar aturan justru mendapat dukungan," tambahnya.
Baca Juga
Molina dikenal sebagai jurnalis investigasi independen yang pernah menulis untuk sejumlah media internasional, termasuk The Guardian, The New York Times, dan BBC.
FAM Didenda Rp7,6 Miliar oleh CAS
Kasus yang disinggung Molina berkaitan dengan keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 5 Maret 2026. CAS menolak banding FAM terhadap denda sebesar CHF350 ribu atau sekitar Rp7,6 miliar.
Dalam keputusan yang sama, CAS memodifikasi hukuman larangan bermain selama 12 bulan terhadap tujuh pemain yang terlibat. Sanksi tersebut dibatasi pada pertandingan kompetitif resmi, bukan seluruh aktivitas sepak bola mereka.
Tujuh pemain yang terseret kasus tersebut adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Kasus ini menjadi sorotan setelah persoalan dokumen kewarganegaraan para pemain tersebut berujung pada proses disipliner dan banding di tingkat internasional.
Nominasi AFC Picu Pertanyaan
Masuknya FAM dalam nominasi Association of the Year memicu pertanyaan dari Molina mengenai pertimbangan AFC dalam menentukan kandidat penghargaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kritik tersebut menyoroti kontras antara pencalonan FAM dan sanksi yang dijatuhkan dalam kasus tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
Meski demikian, nominasi penghargaan tidak dengan sendirinya menghapus keputusan disipliner yang telah dijatuhkan. Dasar penilaian AFC dalam memasukkan FAM ke daftar kandidat perlu merujuk pada kriteria resmi penghargaan tersebut.
FAM Masuk Nominasi Asosiasi Terbaik AFC 2026, Padahal Sudah Terbukti Palsukan Dokumen 7 Pemain
Pencalonan Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dalam nominasi Asosiasi Terbaik AFC 2026 memicu sorotan publik usai terseret skandal dokumen palsu tujuh pemain naturalisasi.
VIVA.co.id
17 Oktober 2026