Jakarta (ANTARA) - Petenis Indonesia Janice Tjen melanjutkan perjuangannya pada US Open 2026 dengan tampil di sektor ganda putri bersama petenis Kanada Leylah Fernandez, setelah langkahnya di sektor tunggal terhenti pada babak pertama.
Pada babak pertama ganda US Open, pasangan Indonesia-Kanada tersebut akan berhadapan dengan pasangan Belanda-Slovenia, Isabelle Haverlag/Nina Radisic, demikian undian WTA yang dirilis pada Rabu.
Bagi Janice, nomor ganda menjadi kesempatan untuk kembali melanjutkan perjalanannya di turnamen Grand Slam terakhir musim ini tersebut setelah harus mengakui unggulan kelima Mirra Andreeva dengan skor 2-6, 2-6.
Baca juga: Janice Tjen terhenti di tangan unggulan kelima US Open
Sementara itu, Fernandez datang ke nomor ganda dengan modal penampilan positif di sektor tunggal.
Petenis berusia 23 tahun itu melaju ke babak ketiga US Open setelah mengalahkan petenis China Zhu Lin 6-3, 6-2 pada babak pertama, kemudian menundukkan petenis Thailand Mananchaya Sawangkaew 6-4, 6-1 pada babak kedua.
Fernandez merupakan runner-up US Open 2021 dan memiliki pengalaman kuat di Flushing Meadows. Namun, pertemuannya dengan Janice sebagai pasangan ganda menjadi sesuatu yang menarik karena baru pertama kali berduet pada US Open 2026.
Baca juga: Janice Tjen kandaskan Leylah Fernandez untuk capai 16 besar di Dubai
Keduanya juga memiliki catatan pertemuan yang cukup menarik di sektor tunggal. Janice mengungguli Fernandez dengan catatan 3-0 dalam head to head mereka.
Janice mengalahkan Fernandez pada babak pertama Wimbledon 2026 dengan skor 6-1, 7-6(7), kemudian kembali menang 7-5, 6-4 pada babak 32 besar Dubai Tennis Championships 2026.
Pertemuan pertama mereka pada 2026 terjadi di babak pertama Australian Open, ketika Janice menang 6-2, 7-6(7).
Pengalaman keduanya di nomor tunggal akan diuji dalam format berbeda dengan pertandingan pertama mereka sebagai pasangan ganda dijadwalkan berlangsung esok hari, Kamis (3/9).
Baca juga: Janice Tjen dan Alex Eala masuk daftar peserta Singapore Tennis Open
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.