Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menjajaki sinergi strategis antara PT Jamkrida Kaltim dan PT Jamkrindo untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah setempat. 

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menyambut baik rencana kerja sama tersebut yang akan ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak.

"Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di Benua Etam, khususnya sektor UMKM," kata Rudy saat menerima kunjungan jajaran manajemen PT Jamkrindo di Ruang Rapat Gubernur Kaltim di Samarinda, Selasa.

Ia menyebutkan perekonomian Kaltim saat ini tumbuh sebesar 4,53 persen dengan produk domestik regional bruto (PDRB) mencapai Rp889 triliun.

Perekonomian Kaltim ditopang sejumlah sektor utama, di antaranya sektor pertambangan dan penggalian yang berkontribusi 34,18 persen, industri pengolahan 20 persen, serta konstruksi 11,58 persen. 

Selanjutnya, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 9,58 persen, serta perdagangan sebesar 7,62 persen.

Sedangkan untuk pertumbuhan lapangan usaha tertinggi berasal dari sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang mencapai 13 persen.

Ia berharap kerja sama Jamkrida dan Jamkrindo dapat memberikan manfaat bagi perekonomian daerah sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Semoga ini menjadi ikhtiar bersama untuk menciptakan ekosistem penjaminan yang sehat, kuat, terintegrasi, dan tumbuh secara berkelanjutan,” ujar dia.

Sementara itu, Komisaris Independen PT Jamkrindo Muhammad Aras berharap Pemerintah Provinsi Kaltim dapat segera merealisasikan dan mengoptimalkan kerja sama yang telah terbangun untuk mempercepat pertumbuhan industri dan kapasitas penjaminan di daerah.

"Semoga ini menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan kapasitas penjaminan di daerah, khususnya dalam mengakomodasi kebutuhan penjaminan kredit UMKM skala besar dan kegiatan Pemprov Kaltim," kata Aras.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Komisaris Utama Jamkrindo Krisna Wijaya bersama Komisaris Independen Muhammad Aras, serta didampingi jajaran komisaris lainnya yakni Dian Miliani Hakim, Muslim Saleh, Ari Wahyuni, dan M Muchlas Rowi.

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.