......"Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui 'Tri Sukses' itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi,

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenhaj untuk membangun kedekatan yang kuat dan komunikasi yang intens dengan jamaah calon haji sejak dini.

Pasalnya, Kemenhaj telah mengumumkan daftar jamaah calon haji yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) dan akan berangkat pada musim haji 1448 H/2027 M.

"Pertama yang harus dipersiapkan itu adalah Bapak dan Ibu semuanya itu harus punya engagement yang kuat dengan jamaah. Itu yang ingin kita bangun. Mulai dari ASN, Kakanwil, nanti petugas haji, semua yang mengurus haji itu harus punya engagement yang kuat dengan jamaah," katanya melalui keterangan di Jakarta, Senin.

Wamenhaj menambahkan dalam istilah agama, kedekatan ini disebut sebagai ta'liful qulub (tautan hati) atau secara sederhana merupakan jalinan silaturahim yang melahirkan ikatan hati yang mendalam antara petugas dan jamaah haji.

Ia mengingatkan Kemenhaj bukan sekadar bertindak sebagai agensi perjalanan (travel agent) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang sekadar mengumpulkan orang lalu memberangkatkannya.

Menurut Dahnil, Kemenhaj adalah institusi negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto yang mengemban amanah besar untuk membina, mengawal, dan memastikan transformasi nilai-nilai mulia terjadi selama proses ibadah haji berlangsung.

"Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui 'Tri Sukses' itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban," ujarnya.

Terkait nama-nama jamaah calon haji, Wamenhaj menyebutkan daftar tersebut sedang dalam tahap verifikasi di tingkat Kabupaten/Kota dalam rangka mempercepat sekaligus mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih tertib dan berkualitas.

"Sudah diumumkan semua, Bu. Yang waiting list yang akan berangkat 2027 kita umumkan," lanjut dia.

Oleh karena itu, Wamenhaj kembali mengingatkan jajarannya untuk segera mengimplementasikan koordinasi di lapangan tanpa menunda-nunda waktu.

"Segera, Pak. Dekati dan mulai bangun komunikasi dengan jamaah," ucap Wamenhaj Dahnil menekankan.

Baca juga: Kemenhaj resmi hapus mekanisme lunas tunda ganti

Baca juga: Kemenhaj berkomitmen melindungi hak dan kenyamanan calon jamaah haji

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.