Cianjur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan jalan mantap di Cianjur bertambah menjadi 87,5 persen dari 1.335 kilometer di tahun 2027 meski kebijakan efisiensi anggaran masih diterapkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Cianjur Eri Rihandiar di Cianjur, Selasa, mengatakan target kemantapan jalan pada 2027 mengalami peningkatan sebesar lima persen dibandingkan target sebelumnya di angka 82,5 persen.

Peningkatan target menjadi bagian dari prioritas pembangunan yang ditekankan Bupati Cianjur, dimana pembangunan infrastruktur lain seperti irigasi dan jembatan mendapat porsi persentase yang lebih kecil namun tetap berjalan di tahun 2026.

"Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat akses masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian dan pendidikan, pembangunan dilakukan secara merata mulai dari wilayah utara hingga selatan," katanya.

Peningkatan kemantapan jalan diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat terutama dalam memperlancar pendistribusian barang, akses perekonomian, pendidikan, dan kesehatan.

Pihaknya berharap kebutuhan pembiayaan pembangunan jalan tetap dapat terpenuhi sehingga target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan, meski hingga saat ini kondisi keuangan daerah masih dalam kebijakan efisiensi.

Target jalan mantap mencapai 87,5 persen dapat tercapai sebelum akhir tahun 2027, sehingga aktivitas masyarakat dapat lebih mudah terutama dalam membawa hasil buminya ke sejumlah pasar di pusat kabupaten hingga ibu kota.

"Kami akan mengkaji ketersediaan anggaran di tahun ini dan di tahun depan untuk peningkatan jembatan serta perbaikan jalan serta pembangunan fisik lainnya," kata dia.

Sedangkan sisa jalan yang masih rusak sekitar 250 kilometer akan diperbaiki secara bertahap dengan target 5 persen setiap tahun, sehingga di tahun 2030 seluruh jalan kabupaten di Cianjur dalam kondisi mantap dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian dari utara sampai selatan.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.