Bagikan:

JAKARTA - Gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 ditutup dengan capaian transaksi yang menembus Rp8,2 triliun. Pemprov DKI Jakarta pun menargetkan penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) tahun depan yang bertepatan dengan peringatan 500 tahun Jakarta agar digelar lebih meriah.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai capaian Jakarta Fair tahun ini menunjukkan aktivitas ekonomi ibu kota tetap bergerak di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

"Jakarta Fair tahun ini menghasilkan jumlah pengunjung yang melebihi tahun lalu. Ada peningkatan sekitar 12 persen. Hampir 8,2 juta orang berkunjung. Begitu juga nilai transaksinya menghasilkan di atas Rp 8 triliun. Ini mengindikasikan bahwa kekuatan ekonomi Jakarta masih cukup survive di dalam situasi ekonomi seperti ini," kata Rano saat acara penutupan Jakarta Fair Kemayoran 2026, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 12 Juli.

Menurut Rano, Jakarta Fair bukan sekadar pameran tahunan, melainkan ruang yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, UMKM, industri kreatif, hingga masyarakat dalam menggerakkan ekonomi Jakarta.

Ia menyebut, penyelenggaraan Jakarta Fair 2026 melibatkan lebih dari 2.800 peserta dengan sekitar 1.800 stan yang menampilkan beragam produk dari pelaku usaha nasional maupun daerah.

Rano memastikan Pemprov DKI akan terus memperkuat iklim investasi sekaligus mendorong daya saing UMKM dan industri kreatif agar mampu naik kelas.

"Tahun depan, Jakarta akan memasuki usia 500 tahun, 5 abad. Sebuah tonggak sejarah yang menjadi kebanggaan kita bersama. Saya berharap Jakarta Fair tahun depan hadir lebih besar lagi, lebih meriah, lebih inovatif, dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas," urainya.

Lebih lanjut, Rano mengungkapkan persiapan Jakarta Fair edisi lima abad Jakarta akan dibahas secara khusus. Apalagi, kawasan JIExpo Kemayoran disebut akan memiliki gedung baru yang diperkirakan rampung pada Agustus mendatang.

"Mudah-mudahan tahun depan, dalam rangka Jakarta 500 tahun atau lima abad, Jakarta Fair harus lebih besar daripada tahun ini. Pasti akan kami rapatkan secara khusus. Karena kebetulan saya juga dengar ada gedung baru di sini yang akan selesai sekitar bulan Agustus," jelas Rano.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026 S. Hartati Murdaya mengatakan pameran tahun ini mengusung tema "Jakarta Fair Sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional".

Menurut Hartati, Jakarta Fair tahun ini diikuti 2.800 peserta, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan menghadirkan sekitar 1.800 stan.

"Selama gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2026, total jumlah pengunjung mencapai angka sampai 6,1 juta pengunjung dengan nilai transaksi antara penjual dan pembeli, bukan kepada PT Jakarta JIExpo, antara masyarakat dan masyarakat, itu mencapai 8,2 triliun," jelas Hartati.

BACA JUGA:


Hartati menilai tingginya nilai transaksi tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas perdagangan masih tumbuh dan memberi dampak positif bagi pelaku usaha yang memanfaatkan Jakarta Fair sebagai ajang promosi sekaligus memperluas pasar.

"Jakarta Fair juga berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja terhitung masa persiapan hingga seluruh rangkaian pameran berlangsung," imbuhnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+