Nagoya, Jepang (ANTARA) - Indonesia kembali menghadapi rangkaian pertandingan penting pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu, di mana sepak takraw, padel, voli pantai, dan panjat tebing berpeluang menyumbangkan medali untuk Merah Putih.
Sejumlah wakil Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan di berbagai arena di cluster Aichi dan Tokyo. Beberapa nomor bahkan telah memasuki fase akhir kompetisi, mulai babak semifinal hingga perebutan medali.
Sepak takraw menjadi salah satu cabang yang menjadi perhatian karena Indonesia dijadwalkan tampil pada final quadrant putra. Indonesia akan bertemu Jepang, yang sudah mereka kalahkan pada fase grup.
Indonesia juga masuk final padel. Pasangan putri Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati bersiap menghadapi Jepang pada babak puncak.
Voli pantai juga patut diperhatikan. Sofyan Rahman Efendi/Bintang Akbar akan menjalani laga final putra melawan Qatar siang hari ini.
Panjat tebing juga menjadi berpotensi menyumbangkan medali dari nomor lead.
Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany akan melakoni babak final putri, sementara Putra Tri Ramdani dan Raviandi Ramadhani menjalani final putra.
Peluang medali Indonesia juga datang dari golf pada nomor individual stroke play putra dan putri serta nomor beregu di Kasugai Country Club.
Randy Arbenata, Mohamad Bintang, Jonathan Wijono, dan Naraajie Emerald Ramadhanputra masuk putaran empat perebutan medali.
Dari gulat, Indonesia dijadwalkan tampil pada kelas gaya bebas putra 74 kilogram lewat Gilang Ilhaza, dan putri 57 kilogram lewat Mutoharoh.
Jadwal mencantumkan sejumlah tahapan pertandingan, termasuk repechage, perebutan medali perunggu, dan final perebutan medali emas.
Indonesia juga menurunkan wakil pada cabang berkuda di cluster Tokyo. Nomor jumping individual competition dengan ketinggian rintangan 1,40 hingga 1,50 meter diikuti Dirga Wira Ramadan Sahputra, Rahman Setiawan, dan Marco HenceWowiling.
Pewarta: Arindra Meodia
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.