Isenmulang Kalteng FC siapkan Stadion Tuah Pahoe berstandar FIFA
Jumat, 28 Agustus 2026 08:51 WIB
Presiden Isenmulang Kalteng FC menjelaskan terkait timnya didepan sporter, organisasi kepemudaan dan masyarakat saat sarasehan yang di 808 Koffie, Palangka Raya, Kamis (27/8/2026) malam. ANTARA/Adi Antara
Palangka Raya (ANTARA) - Manajemen Isenmulang Kalteng FC terus melakukan pembenahan Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Kalimantan Tengah agar memenuhi standar yang dipersyaratkan dalam kompetisi sepak bola profesional, termasuk ketentuan AFC dan FIFA.
Presiden Klub Isenmulang Kalteng FC Eko Setyawan mengatakan pembenahan Stadion Tuah Pahoe menjadi bagian penting untuk memastikan klub memiliki kandang yang layak saat berlaga di kompetisi profesional.
“Ketika kami bekerja sama, kami mengetahui Stadion Tuah Pahoe ini masih jauh dari standar yang dipersyaratkan AFC maupun FIFA untuk mengikuti liga profesional di Indonesia,” kata Eko dalam Sarasehan Isenmulang Kalteng FC di 808 Koffie, Palangka Raya, Kamis (27/8) malam.
Ia menjelaskan, manajemen klub mendapat kewenangan untuk melakukan pengembangan dan penambahan fasilitas stadion sesuai regulasi sepak bola profesional, mulai dari perbaikan lapangan hingga fasilitas pendukung.
Salah satu pembenahan yang dilakukan yakni meningkatkan sistem pencahayaan stadion menjadi 1.800 lux menggunakan lampu berwarna putih yang disesuaikan dengan standar pertandingan profesional.
“Lampu stadion kami tingkatkan karena itu menjadi salah satu syarat penting dalam regulasi FIFA. Perbaikan ini dilakukan agar Stadion Tuah Pahoe bisa menjadi kandang yang memenuhi standar kompetisi profesional,” ujarnya.
Menurut dia, pembenahan tersebut diharapkan membuat Stadion Tuah Pahoe dapat digunakan sebagai kandang resmi Isenmulang Kalteng FC ketika menghadapi klub-klub besar, termasuk Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Selain peningkatan fasilitas stadion, Eko mengatakan pihaknya juga membuka peluang pembangunan stadion baru berstandar internasional apabila kapasitas dan fasilitas Stadion Tuah Pahoe nantinya tidak lagi mampu mengakomodasi tingginya animo masyarakat.
Ia mengatakan peluang tersebut dapat ditempuh melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.
“Melalui Inpres Nomor 3 Tahun 2019 itu ada peluang bagi daerah yang memiliki tim profesional namun belum mempunyai stadion standar untuk mengajukan pembangunan stadion baru. Dengan dukungan Pak Gubernur, kami akan mengusulkan stadion berstandar internasional untuk Kalimantan Tengah apabila kebutuhan dan dukungan masyarakat terus meningkat,” katanya.
Eko berharap dukungan masyarakat terhadap Isenmulang Kalteng FC terus tumbuh sehingga dapat menjadi kekuatan bagi perkembangan sepak bola di Kalimantan Tengah.
“Kalau nanti kapasitas Stadion Tuah Pahoe sudah tidak mampu menampung animo masyarakat, tentu pembangunan stadion internasional bisa menjadi langkah selanjutnya,” demikian Eko.
Dalam kegiatan sarasehan yang dilaksanakan bersama sejumlah pengurus sporter, masyarakat, organisasi kepemudaan serta sekolah bola (SSB) di daerah setempat antusiasnya cukup tinggi, bahkan mereka berharap Isenmulang menjadi kebanggaan masyarakat Kalteng bisa mengangkat kemajuan sepakbola Kalteng dan melahirkan bibit sepakbola asal provinsi terluas di Indonesia itu.
Pewarta : Adi Wibowo
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.