Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:48 WIB
Jakarta, VIVA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat solidaritas untuk korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Gerakan 1 Juta Masker.
Baca Juga
Gerakan tersebut merupakan arahan langsung Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto menegaskan, gerakan ini bukan sekadar aksi bagi-bagi masker, melainkan instruksi Cak Imin agar seluruh kader hadir di tengah masyarakat terdampak.
Baca Juga
Menurutnya, penyaluran masker sudah dimulai di daerah secara bertahap dengan mempertimbangkan tingginya kebutuhan masyarakat dan ketersediaan pasokan dari distributor.
“Gerakan satu juta masker dari Gus Muhaimin ini sudah mulai dilakukan oleh PKB di daerah. Tahap pertama sudah ratusan ribu masker yang kami salurkan, dan akan terus kita lanjutkan secara bertahap. Kita menyesuaikan dengan distributor karena saat ini kebutuhan masker begitu tinggi,” ujar Bambang, Sabtu (17/10/26).
Baca Juga
Bambang menyebut, Cak Imin menekankan agar PKB tidak absen dalam penanganan bencana karhutla.
Seluruh jajaran partai diminta menjadikan gerakan ini sebagai bentuk gotong royong berkelanjutan, bukan bantuan sesaat.
“Ini bukan sekadar gerakan membagikan masker, tetapi gerakan kepedulian. Gus Muhaimin ingin PKB terus hadir untuk saudara-saudara kita yang terdampak karhutla. Jangan sampai masyarakat merasa berjuang sendirian menghadapi musibah ini,” kata dia.
Solidaritas lintas daerah menjadi fokus utama dalam arahan tersebut. Bambang mengatakan, Cak Imin menginstruksikan DPW dan DPC yang wilayahnya tidak terdampak karhutla untuk tetap ikut membantu wilayah lain.
“DPW dan DPC yang daerahnya tidak terdampak pun harus ikut membantu. Jangan hanya bergerak ketika daerah sendiri mengalami musibah. Ketika ada saudara kita yang kesulitan, kita harus ikut merasakan dan turun tangan membantu,” katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bambang menegaskan, semangat gotong royong yang menjadi amanat Cak Imin harus dijalankan konsisten oleh kader dari tingkat pusat hingga daerah.
“Amanat Gus Muhaimin adalah gotong royong. Karena itu, gerakan ini harus terus dilaksanakan. Kader PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar kesulitan mereka, dan membantu sesuai kemampuan. Jangan berhenti hanya karena bantuan tahap pertama sudah disalurkan,” ujar Bambang.
Halaman Selanjutnya
Ia menambahkan, kehadiran PKB di tengah bencana harus dibuktikan melalui kerja nyata dan keberlanjutan aksi kemanusiaan.