Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Jakarta, VIVA – Insanul Fahmi mengungkap dugaan penipuan senilai Rp2,3 miliar yang disebut berdampak pada kondisi keuangannya. Ia mengaku telah melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan, tetapi prosesnya belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan sejak dilaporkan pada 2023. 

Baca Juga

Kerugian itu pun disebut menjadi salah satu faktor yang membuat pemberian nafkah untuk anaknya dari Wardatina Mawa sempat tersendat, sekaligus memengaruhi rencana pengesahan pernikahannya dengan Inara Rusli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah persoalan rumah tangga yang menjadi sorotan publik, Insanul menjelaskan bahwa keterlambatan nafkah bukan berarti dirinya berhenti memberikan tanggung jawab kepada anak. Ia mengaku masih berusaha memenuhi kewajiban tersebut meskipun kondisi finansialnya sedang terganggu.

Baca Juga

Pengakuan ini turut menjadi perhatian karena Insanul sebelumnya disebut menghadapi kendala biaya untuk mengajukan isbat nikah dengan Inara. Hingga kini, berdasarkan keterangan pihak Inara, pernikahan mereka masih berstatus siri dan belum memperoleh pengesahan melalui proses hukum negara.

Insanul mengungkap bahwa persoalan keuangannya berkaitan dengan dugaan penipuan dan penggelapan dana yang telah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Ia menyebut seseorang berinisial APP sebagai pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga

“Kemaren itu ada sedikit kebenerannya karena kemaren saya sempet ditipu oleh salah satu orang yang sudah saya laporkan juga di Polrestabes Medan,” ungkap Insanul Fahmi yang dikutip dari tayangan Instagram pada Kamis (22/10/26). 

Ia kemudian menjelaskan besaran kerugian yang dilaporkannya. Menurut Insanul, nilai tersebut mencapai miliaran rupiah dan persoalannya telah berlangsung sejak 2023.

“Itu saya laporkan besarannya Rp2,3 miliar saya ditipu digelapkan nggak tau ke mana orangnya juga nggak jelas inisial APP dari 2023 sudha hampir dua tahun prosesnya nggak jalan-jalan,” ungkapnya lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insanul juga menyebut bahwa nilai kerugian yang dialaminya sebenarnya lebih besar daripada jumlah yang dilaporkan. Meski demikian, dugaan penipuan tersebut merupakan klaim dari Insanul dan belum dapat dianggap sebagai kesimpulan hukum mengenai kesalahan pihak yang disebut.

Persoalan keuangan tersebut, menurut Insanul, turut memengaruhi kemampuannya memenuhi sejumlah kewajiban. Ia menjelaskan bahwa kondisi itu menjadi salah satu faktor di balik pemberian nafkah kepada anak dari mantan istrinya, Wardatina Mawa, yang sempat mengalami keterlambatan.

Halaman Selanjutnya

“Sebenernya kerugiannya lebih besar daripada itu dan itu yang menyebabkan salah satunya jadi faktor juga ya faktor ada kesalahpahaman di dalam rumah tangga,” bebernya.