InJourney Airports salurkan TJSL kepada disabilitas di Kulon Progo
Senin, 7 September 2026 21:06 WIB
Regional CEO Kantor Regional IV PT Angkasa Pura Indonesia Rahadian D. Yogisworo. ANTARA/HO-Dokumen Istimewa Humas YIA
Kulon Progo (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memperkuat komitmen inklusivitas dengan menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Regional CEO Kantor Regional IV PT Angkasa Pura Indonesia Rahadian D. Yogisworo di Kulon Progo, Senin, mengatakan pada usia dua tahun, perusahaan terus berupaya memastikan pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk tidak hanya menghadirkan pelayanan kebandarudaraan yang aman, nyaman, dan berkualitas, tetapi juga memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional," katanya.
Bantuan disalurkan kepada dua kelompok sasaran, yakni Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Kulon Progo dan Kelompok Disabilitas Ceria di Kalurahan Janten, Kapanewon Temon.
Bantuan untuk PPDI Kulon Progo difokuskan pada pemenuhan sarana dan prasarana penunjang aktivitas organisasi, seperti perangkat komputer, printer, meja, kursi, lemari dokumen, proyektor, serta pengeras suara.
Selain itu, lanjut Rahadian, program ini mencakup kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana inklusif, penguatan kapasitas pengurus, dan pelatihan literasi digital.
Sementara untuk Kelompok Disabilitas Ceria, bantuan diarahkan pada pengembangan usaha kriya batik "Batik Ceria" yang dikelola oleh 22 penyandang disabilitas dan pendamping.
Dukungan tersebut meliputi pelatihan teknik membatik, penyediaan sarana produksi seperti kompor batik dan bahan baku, alat bantu mobilitas (kursi roda dan tongkat jalan), hingga pemeriksaan kesehatan berkala melalui Posbindu Disabilitas bekerja sama dengan Puskesmas Temon II.
"Kami berharap bantuan ini dapat memberdayakan mereka," harapnya.
Panewu (Camat) Temon Rusdi Suwarno mengapresiasi kepedulian BUMN tersebut terhadap warganya. Menurutnya, program ini memberikan pengakuan dan kesempatan nyata bagi warga difabel untuk berkarya.
"Teman-teman difabel adalah pribadi yang istimewa. Selama pelatihan, mereka membuktikan ketelitian, kreativitas, dan antusiasme yang luar biasa. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berdaya," kata Rusdi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kulon Progo Ernawati Sukeksi menyampaikan terima kasih kepada pihak perusahaan dan mengimbau para penerima manfaat untuk mengoptimalkan bantuan tersebut.
"Kami mengapresiasi Kulon Progo dipilih menjadi salah satu lokasi penyaluran bantuan. Kami berharap PPDI dan Kelompok Difabel Ceria dapat memanfaatkan bantuan ini seoptimal mungkin sesuai tujuan utamanya," kata Ernawati.
Program InJourney Airports Ramah Difabel dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kantor regional perusahaan dengan menjangkau total 12 komunitas penyandang disabilitas di berbagai daerah operasional di Indonesia.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026