Liputan6.com, Jakarta - Robot humanoid Mornine yang dikembangkan AiMOGA Robotics mencatatkan pencapaian baru di industri robotika global. Mornine disebut menjadi robot humanoid pertama di dunia yang memperoleh tiga sertifikasi dan standar Uni Eropa yang mencakup aspek hardware dan software.
Tiga standar tersebut mencakup CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), dan CE-RED (Radio Equipment Directive).
Pencapaian ini sekaligus melengkapi sertifikasi internasional yang sebelumnya telah dikantongi Mornine, termasuk FCC (Federal Communications Commission) dari Amerika Serikat.
Rangkaian sertifikasi tersebut memperkuat kesiapan AiMOGA untuk memperluas pemasaran dan implementasi robot humanoid Mornine di pasar Eropa. Di sisi lain, pencapaian ini menjadi salah satu langkah penting bagi robot humanoid asal China dalam memenuhi standar kepatuhan global.
President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, mengatakan sertifikasi bagi AiMOGA bukan sekadar persyaratan administratif.
"Bagi AiMOGA Robotics, sertifikasi tidak pernah sekadar menjadi tahapan administratif, melainkan menjadi awal perjalanan sebuah robot menuju penerapan di dunia nyata."
Menurutnya, keselamatan, keandalan sistem operasional, serta perlindungan data menjadi prioritas dalam pengembangan teknologi robotika AiMOGA.
Keberhasilan Mornine memenuhi standar Uni Eropa untuk aspek hardware dan software, lanjut Zhang, menjadi bukti komitmen perusahaan untuk menghadirkan teknologi robotika yang dapat diterapkan dan dipercaya dalam berbagai kebutuhan nyata.
Pemenuhan standar internasional Mornine dilakukan melalui penilaian TÜV Rheinland, lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi independen yang telah diakui secara global.
Berikut tiga standar utama Uni Eropa yang berhasil dipenuhi Mornine:
CE-MD (Machinery Safety Directive)
Sertifikasi ini mencakup penilaian terhadap aspek keselamatan robot, mulai dari keselamatan mekanis, kelistrikan, hingga fungsional.
Penilaiannya mencakup desain mekanis secara keseluruhan, pengembangan sistem, serta integrasi hardware dan software untuk memenuhi standar keselamatan internasional.
EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection)
EN 18031 merupakan standar baru yang diperkenalkan berdasarkan Radio Equipment Directive Uni Eropa, khususnya Delegated Act Article 3.3 d,e.
Mornine disebut menjadi robot humanoid pertama di dunia yang memenuhi EN 18031-1:2024 untuk cybersecurity dan EN 18031-2:2024 untuk data protection.
CE-RED (Radio Equipment Directive)
Standar ini mencakup pengujian kompatibilitas elektromagnetik serta stabilitas sinyal pada modul komunikasi. Pemenuhan standar tersebut ditujukan untuk mendukung pengoperasian robot secara stabil, termasuk dalam lingkungan komersial yang kompleks.
Selain standar Uni Eropa, Mornine juga telah memperoleh sertifikasi FCC dari Amerika Serikat. Sertifikasi tersebut mencakup ketentuan teknis terkait frekuensi radio dan interferensi elektromagnetik pada perangkat komunikasi nirkabel.