Jakarta (ANTARA) - The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026 kembali mempertemukan 100 pegolf profesional dan 100 amatir dalam kompetisi Asian Development Tour (ADT) sebagai upaya memberikan pengalaman bertanding dan mengasah mental kompetitif pegolf amatir Indonesia, kata President Director Combiphar Michael Wanandi dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Turnamen edisi keempat itu berlangsung di Gunung Geulis Country Club, Bogor, pada 19-21 Agustus dengan mempertandingkan kategori individual profesional dan beregu pro-am.
Turnamen ini menjadi bagian dari kalender ADT dengan total hadiah 150 ribu dolar AS (Rp2,6 miliar) untuk pegolf profesional, terdiri atas 125 ribu dolar AS (Rp2,2 miliar) untuk individual dan 25 ribu dolar AS (Rp446 miliar) untuk pro-am.
Pada dua putaran pertama, para peserta akan bergantian bermain di East Course dan West Course Gunung Geulis sebelum masuk putaran final.
Managing Director International Wealth Management Nomura Singapore Limited Yohei Akasaki mengatakan tingginya minat pegolf amatir menunjukkan kebutuhan terhadap turnamen yang memberikan pengalaman kompetitif berbeda.
Baca juga: Tim golf Indonesia jalani pelatnas desentralisasi untuk Asian Games
"Kami melihat antusiasme yang tinggi dari para peserta amatir sebagai sinyal bahwa mereka membutuhkan event golf yang kompetitif dan memberikan pengalaman berbeda," ujar Akasaki.
Gunung Geulis Country Club untuk keempat kali menjadi tuan rumah turnamen ini. Lapangan yang memiliki dua course 18 hole itu juga telah menjadi lokasi sejumlah turnamen ADT sejak 2016.
Pegolf Indonesia, Kevin Caesario Akbar kembali menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian setelah menjuarai edisi perdana The Indonesia Pro-Am pada 2023.
Naraajie Emerald Ramadhan Putra juga akan kembali bersaing setelah menempati posisi ketiga bersama (T3) pada edisi 2025 dengan skor 14-under atau hanya terpaut satu pukulan dari juara asal Thailand Nopparat Panichphol.
The Indonesia Pro-Am pertama kali digelar pada 2023 dan dalam tiga penyelenggaraan sebelumnya telah menghasilkan pasangan juara kategori pro-am dari sejumlah negara, termasuk Thailand, Malaysia, Australia, dan Indonesia.
Baca juga: Pegolf Indonesia incar gelar perdana Ciputra Golfpreneur Tournament
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.