Jakarta (ANTARA) - Indonesia memperkuat perannya dalam tata kelola kecerdasan artifisial (AI) dengan menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan deklarasi pembentukan organisasi tersebut di Shanghai, China, Kamis (16/7).
 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo dalam siaran yang diterima di Jakarta, Jumat, menyatakan keikutsertaan Indonesia dalam WAICO merupakan momentum strategis untuk memperkuat tata kelola AI nasional yang selaras dengan praktik terbaik internasional, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas negara dalam perkembangan ekosistem AI yang inklusif dan bertanggung jawab.

Menurut Angga, keanggotaan Indonesia sebagai negara pendiri WAICO memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan tata kelola AI global sekaligus memperluas kolaborasi internasional untuk membangun ekosistem AI yang bertanggung jawab.

WAICO merupakan organisasi internasional antarpemerintah yang bersifat independen dan nirlaba di bawah kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi tersebut dibentuk untuk mendorong inovasi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) serta penerapan AI yang memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh dunia.

Pembentukan WAICO turut dihadiri Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif tersebut.

WAICO memiliki fungsi memperkuat kerja sama internasional dalam peningkatan kapasitas, memperluas akses terhadap layanan dan teknologi AI, mendorong pengembangan AI yang terbuka, inklusif, dan adil, serta memperkuat koordinasi strategi pengembangan, etika, dan tata kelola AI di bawah kerangka kerja PBB.

Keikutsertaan Indonesia dalam WAICO diharapkan memberikan dorongan yang signifikan terhadap upaya pemerintah menjadikan ekonomi digital sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mempercepat transformasi dan investasi pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi.

Wamenkomdigi Angga mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua delegasi Pemerintah Indonesia. 

Dalam rangkaian pendirian WAICO di Shanghai, Wamenkomdigi Angga dijadwalkan mengikuti informal preparatory session on the establishment of WAICO dan sejumlah kegiatan bilateral lainnya pada Jumat waktu setempat, didampingi Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kemkomdigi Aju Widya Sari dan Minister Counsellor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Indonesia perkuat peran dalam tata kelola AI global bersama WAICO

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.