Jakarta -
Dengan harga mulai Rp23.000 kamu busa menikmati lauk ikan bakar berempah di dekat Pasar Benhil. Ada pula kisah ayah penjual tisu di restoran yang menanti sang anak.
Di tengah ramainya kawasan Benhil, ada tempat makan sederhana yang bikin penasaran. Ikan bakar berbumbu khas Padang bisa disantap dengan harga mulai Rp30 ribuan.
Gampang sakit dan merasa daya tahan tubuh menurun? Selain jahe, ada 5 makanan yang bisa jadi stok untuk mendukung sistem imun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama 12 tahun, seorang ayah tetap berjualan tisu di depan restoran demi satu harapan. Ia menanti anaknya yang pergi setelah keduanya berselisih paham.
Berikut tiga berita terpopuler detikFood yang menarik perhatian pembaca kemarin (23/9):
1. Ikan Bakar Enak di Pasar Benhil
Ikan Bakar Sinar Surya di Benhil Foto: Yenny Mustika/detikcom
Di samping Pasar Benhil, ada warung sederhana yang menawarkan lauk bakar dengan harga ramah di kantong. Nama tempatnya Sinar Surya yang sudah berdiri sejak tahun 2000-an.
Salah satu andalannya adalah ikan bakar dengan racikan bumbu khas Padang. Ikan bakarnya dibanderol sekitar Rp33 ribu per porsi.
Selain ikan, tersedia juga ayam bakar dengan harga sekitar Rp23 ribu. Meskipun warung sederhana, tetapi tempat ini selalu jadi andalan warga sekitar.
2. Makanan Penambah Imun
Selain jahe, ada beberapa makanan yang bisa menjadi pilihan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Di antaranya bawang putih, paprika, kunyit, makanan fermentasi, dan jamur.
Bawang putih mengandung alicin, sementara paprika kaya vitamin C dan beta-karoten. Kunyit dengan kurkumin juga disebut dapat membantu mengurangi peradangan.
Makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, kimchi, dan miso mengandung probiotik yang mendukung kesehatan usus. Sementara itu, jamur mengandung beta glukan, selenium, dan vitamin B6 yang berperan dalam fungsi imun.
3. Kisah Ayah Penjual Tisu di Depan Restoran
Seorang ayah berusia sekitar 60 tahun viral karena 12 tahun berjualan tisu di depan sebuah restoran. Ia menjual tisu seharga Rp8.700 per bungkus.
Selama hampir 12 tahun, ia tak bertemu anaknya setelah keduanya berselisih paham. Sang anak kemudian pergi meninggalkan rumah dan tak lagi berkomunikasi dengannya.
Ayah itu tetap berjualan di depan restoran yang dulu menjadi tempat makan favorit anaknya. Ia berharap suatu hari sang anak kembali dan bisa bertemu dengannya di tempat tersebut.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Tanpa Duri! Makan Ikan Bakar Anti Ribet"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)