Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG rawan terkoreksi pada perdagangan saham awal pekan ini, Senin (5/10). Lalu apa saja yang berpotensi menjadi sentimen dalam pergerakan saham hari ini?

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG menguat 0,46% ke level 6.036 pada Jumat (2/10) diiringi tingginya volume perdagangan. Namun, secara mingguan, IHSG masih terkoreksi 3,28% dan telah berada di bawah MA20 weekly. Dia memperkirakan posisi IHSG saat ini merupakan bagian dari wave c dari wave (y).

“Cermati area koreksi yang dapat kami perkirakan di rentang 5.850–5.911,” tulis Herditya dalam risetnya, Senin (5/10). 

MNC Sekuritas menargetkan area support IHSG berada di kisaran 5.949–5.872, sementara level resistance diperkirakan berada pada rentang 6.187–6.297.

Support adalah area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena daya beli saham naik.  

Sementara resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy untuk saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) akumulasi beli di rentang Rp 16.675–Rp 16.850 dengan target harga di Rp 17.575–Rp 18.250, sementara level stoploss di bawah Rp 16.575.

Kemudian PT Indosat Tbk (ISAT) direkomendasikan buy on weakness pada area Rp 2.110–Rp 2.180 dengan target harga di Rp 2.400–Rp 2.480, dan stoploss di bawah Rp 2.050.

Sentimen IHSG

Di samping itu, Phintraco Sekuritas melihat Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Jumat (2/10)  setelah data nonfarm payrolls (NFP) AS berada di bawah ekspektasi dan meningkatkan harapan pasar The Fed tidak akan menaikkan suku bunga bulan ini.

NFP AS hanya bertambah 29.000 pada September, melambat dari 133.000 pada Agustus dan jauh di bawah estimasi 90.000. Tingkat pengangguran juga naik menjadi 4,2% dari 4,1%. Kendati menguat, Wall Street ditutup di bawah level tertinggi intraday setelah imbal hasil US Treasury kembali naik usai sempat melemah.

Phintraco Sekuritas melihat turunnya harga minyak setelah negara-negara G7 berencana melepas 100 juta barel cadangan minyak dalam empat bulan ke depan. Sementara itu, harga emas spot turun 0,8% menjadi US$ 4.145 per troy ounce pada 2 Oktober seiring penguatan dolar AS dan imbal hasil US Treasury.

Phintraco menilai perhatian pasar global masih melihat perkembangan konflik di Timur Tengah dan pergerakan pasar obligasi pemerintah. Dari AS, investor akan mencermati risalah rapat FOMC, data ISM Service PMI, dan data awal Michigan Consumer Sentiment.

Adapun risalah rapat FOMC akan dirilis pada Rabu (7/10). Investor akan mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed. Data inflasi PCE dan nonfarm payrolls yang berada di bawah ekspektasi sebelumnya kian memperkuat ekspektasi pasar terhadap ruang The Fed untuk mempertahankan suku bunga.

“Serta pernyataan dovish dari beberapa pejabat the Fed telah menimbulkan harapan the Fed akan pertahankan suku bunga pada Oktober,” tulis Phintraco dalam analisisnya, Senin (5/10). 

Adapun Phintraco Sekuritas menyebut pada pekan ini investor akan mencermati sejumlah data ekonomi domestik. Mulai dari cadangan devisa yang akan dirilis pada 7 Oktober, indeks keyakinan konsumen pada 8 Oktober, hingga data penjualan ritel dan penjualan otomotif pada 9 Oktober.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk golden cross di area oversold, sementara histogram MACD masih berada di area negatif. IHSG juga ditutup di atas MA3.

“Diperkirakan IHSG sideways cenderung menguat pada kisaran 6.000-6.200  pekan ini,” tulis Phintraco. 

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Penafian:

Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.