AKURAT.CO Film drama keluarga Indonesia kembali hadir melalui Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? yang akan tayang di bioskop mulai besok, Kamis (24/9/2026). Film ini menghadirkan Marsha Timothy dan Fara Shakila sebagai pemeran utama dengan cerita yang mengangkat hubungan emosional antara seorang ibu dan anak.
Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? merupakan film produksi Falcon Pictures yang disutradarai Herwin Novianto. Ceritanya diadaptasi dari film Korea Selatan Wedding Dress yang dirilis pada 2010 dan dikenal mengangkat kisah keluarga dengan sentuhan emosional.
Baca Juga: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Mengacu UMK, Apa Saja Tunjangan yang Didapat?
Kisah film ini berpusat pada seorang ibu tunggal yang berusaha memanfaatkan waktu yang tersisa bersama putrinya setelah mengetahui dirinya mengidap penyakit serius. Lantas, seperti apa cerita lengkap Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? dan siapa saja pemain yang terlibat?
Jadwal Tayang Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?
Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada Kamis (24/9/2026).
Film ini diproduksi oleh Falcon Pictures dan diarahkan oleh Herwin Novianto. Selain Marsha Timothy dan Fara Shakila, sejumlah nama populer dari industri hiburan Indonesia turut mengisi jajaran pemeran.
Berikut detail film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?:
Judul: Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?
Tanggal tayang: 24 September 2026
Produksi: Falcon Pictures
Sutradara: Herwin Novianto
Pemeran utama: Marsha Timothy dan Fara Shakila
Genre: Drama keluarga
Adaptasi: Wedding Dress (2010)
Baca Juga: Film Resident Evil 2026 Bawa Cerita Baru, Simak Sinopsis dan Daftar Pemainnya
Sinopsis Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?
Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? mengikuti kehidupan Stella yang diperankan oleh Marsha Timothy, seorang ibu tunggal sekaligus perancang gaun pengantin. Ia tinggal bersama putri semata wayangnya, Rere, yang diperankan Fara Shakila.
Rere digambarkan sebagai anak yang cenderung tertutup dan tidak mudah berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Meski memiliki karakter berbeda, Stella dan Rere mempunyai hubungan yang dekat sebagai ibu dan anak.
Kehidupan mereka mulai berubah ketika Stella mendapatkan kenyataan pahit mengenai kondisi kesehatannya. Ia didiagnosis menderita kanker stadium akhir dan menyadari bahwa waktu yang dimilikinya bersama Rere semakin terbatas.
Di tengah situasi tersebut, Stella tidak ingin menghabiskan sisa waktunya dengan larut dalam kesedihan. Ia justru berusaha membuat berbagai persiapan agar Rere dapat menjalani kehidupannya dengan lebih mandiri ketika dirinya sudah tidak lagi berada di sisi sang anak.
Stella mulai mengajarkan berbagai keterampilan kepada Rere. Ia juga berusaha menciptakan sebanyak mungkin kenangan bersama putrinya agar Rere tetap memiliki pengalaman berharga yang dapat dikenang setelah kepergiannya.