Padangsidimpuan (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur sepanjang malam memicu banjir di sejumlah ruas jalan dari Luang Namtha menuju Boten, Laos, Sabtu (29/8/2026).
Kondisi tersebut menjadi kendala bagi pasangan asal Aceh, T. Faisal Laksamana, (65) dan dr. Indriati (61), yang tengah menjalani perjalanan overland Kakek-Nenek Keliling Dunia.
Kepada Antara, Faisal menceritakan dalam perjalanan menuju Boten, keduanya juga melihat sebuah motorhome milik rekan perjalanan asal Spanyol terjebak di kawasan yang terdampak banjir.
Motorhome tersebut ditumpangi pasangan suami istri bersama tiga anak mereka. Kondisi itu, kata dia, sempat menimbulkan kekhawatiran bagi rombongan Kakek-Nenek Keliling Dunia.
"Kami terus memantau perkembangan situasi hingga akhirnya mendapat informasi bahwa rombongan asal Spanyol tersebut sudah berhasil keluar dari kawasan banjir dan melanjutkan perjalanan menuju hotel," ujarnya
Bagi Faisal dan Indriati, kondisi cuaca tersebut menjadi tantangan tersendiri karena mereka memiliki batas waktu untuk tiba di Boten. Target mereka sudah berada di kota perbatasan Laos - China itu paling lambat 2 September 2026.
“Perjalanan dari Luang Namtha menuju Boten hari ini cukup menegangkan. Hujan semalaman menyebabkan pagi ini terjadi banjir di beberapa bagian jalan. Kami berharap air segera surut sehingga perjalanan kami bisa kembali lancar,” ujar Faisal dan Indriati.
Keduanya harus mengejar waktu karena pada 3 September 2026 dijadwalkan melanjutkan perjalanan memasuki China sebagai bagian dari rute panjang ekspedisi overland keliling dunia.
Menurut mereka, perjalanan lintas negara melalui jalur darat tidak selalu berjalan sesuai rencana. Selain jarak yang jauh, kondisi alam seperti hujan deras dan banjir dapat sewaktu-waktu mengubah jadwal perjalanan.
Faisal dan Indriati berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga perjalanan menuju Boten, Provinsi Luang Namtha dapat berlangsung aman dan mereka bisa tiba sesuai jadwal.
“Mohon doa dari semua sahabat dan keluarga agar banjir segera surut, perjalanan kami dari menuju Boten berjalan lancar dan kami dapat tiba tepat waktu untuk melanjutkan perjalanan masuk ke China pada 3 September 2026,” kata Faisal dan Indriati.
Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.