Daftar Isi

Jakarta -

HP resmi meluncurkan 5 laptop baru dari keluarga OmniBook di Indonesia, menggantikan nama-nama lama seperti Spectre, Pavilion, dan Envy. Kelima laptop AI ini terdiri dari OmniBook 3, OmniBook 5, OmniBook 7, OmniBook X, dan OmniBook Ultra, dengan fitur kecerdasan buatan sebagai andalan utama.

Peluncuran dilakukan HP Indonesia berkolaborasi dengan Intel, menghadirkan teknologi AI dan sensing yang diklaim mampu mengoptimalkan performa, memperpanjang daya tahan baterai, hingga mempermudah kerja multi-layar.

Consumer Personal System Category Manager HP Indonesia, Edo Jonathan Chandra, mengatakan AI kini tak lagi sebatas alat untuk menghasilkan teks atau gambar lewat layanan seperti Copilot, ChatGPT, dan Gemini, melainkan sudah terintegrasi langsung ke cara perangkat bekerja sehari-hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"HP di sini mengembangkan produk-produk yang digunakan sebagai best for work. Artinya apa? Produktivitas. Kita tahu di zaman sekarang semua butuh serba cepat," kata Edo dalam peluncuran HP OmniBook Clubhouse di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Ia menambahkan, penilaian sebuah laptop kini tak lagi cukup dilihat dari besaran RAM atau kapasitas penyimpanan semata.

"Kalau selama ini semua cuma melihat spesifikasi, yang penting memori besar, ini besar, itu besar. Tapi ada more to that," ujarnya.

HP OmniBookConsumer Personal System Category Manager HP Indonesia, Edo Jonathan Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET

Spesifikasi 5 Laptop HP OmniBook Terbaru

HP OmniBook Ultra menempati posisi tertinggi sebagai penerus lini premium Spectre. Laptop ini memiliki ketebalan sekitar 1 cm dan bobot 1,2 kg, dilengkapi sistem pendingin vapor chamber serta prosesor Intel Core Ultra untuk kebutuhan performa tinggi.

Di bawahnya ada OmniBook X, laptop konvertibel yang bisa digunakan sebagai laptop, tablet, atau mode presentasi. Model ini mengusung layar sentuh dengan dukungan stylus, kamera Full HD, bodi metal, dan fitur AI sensing.

OmniBook 7 menyasar pengguna yang menginginkan laptop AI lebih portabel dengan bobot 1,3 kg, ditenagai keluarga prosesor Intel Core Ultra. Edo menyebut posisi laptop ini berada di antara seri premium dan laptop komputasi umum.

Sementara itu, OmniBook 5 menjadi penerus keluarga Pavilion dengan salah satu varian berdesain flip serta dukungan stylus yang bisa ditempel di bodi laptop.

Di posisi paling dasar ada OmniBook 3, penerus HP 14, yang ditujukan untuk kebutuhan sekolah dan pekerjaan ringan. Laptop ini tetap menawarkan port lengkap, kamera Full HD, dan fitur privasi kamera bagi pengguna yang tak membutuhkan bodi tipis atau layar sentuh.

HP OmniBookHP OmniBook Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET

Fitur AI Smart Sensing dan Look to Move

Salah satu fitur AI unggulan HP OmniBook adalah Smart Sensing, yang mempelajari pola penggunaan laptop untuk menentukan kapan performa tinggi dibutuhkan dan kapan konsumsi daya bisa ditekan demi baterai lebih awet.

"Smart Sensing akan mempelajari penggunaan laptop setiap hari, kapan membutuhkan daya lebih panjang dan kapan tidak. Sehingga performanya dijaga dan mempunyai baterai lebih panjang," ujar Edo.

HP juga menghadirkan fitur deteksi kehadiran serta Look to Move, yang memungkinkan kursor berpindah otomatis dari layar laptop ke monitor eksternal saat pengguna mengalihkan pandangan, sehingga mempermudah kerja dengan banyak layar tanpa perlu mencari posisi kursor secara manual.

Kolaborasi HP dan Intel turut mencakup optimalisasi aplikasi produktivitas dan kreatif seperti Microsoft Teams, Zoom, Adobe Photoshop, dan software Adobe lainnya.

HP OmniBookHP OmniBook Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET

Lewat keluarga OmniBook terbaru ini, HP ingin mengalihkan fokus konsumen dari sekadar angka spesifikasi menuju pengalaman penggunaan laptop secara menyeluruh, dengan AI sebagai salah satu elemen kunci.

HP Indonesia belum mengungkap harga, konfigurasi, dan jadwal ketersediaan masing-masing model.

(rnu/rns)

TAGS

LIHAT LAINNYA