kesempatan untuk mempererat persaudaraan lintas negara

Surabaya (ANTARA) - Presenter, event organizer, dan kreator konten asal Melbourne, Australia, Hirdaya Sharma mengajak generasi muda Indonesia mendukung penyelenggaraan festival spiritual bertajuk "Hirdaya Sharma Bhajan" yang akan digelar di Bali sebagai wadah mempererat persaudaraan melalui musik, budaya, dan nilai-nilai spiritual.

"Kami mengajak seluruh generasi muda Indonesia untuk bersama-sama menyukseskan festival ini. Ini adalah kesempatan untuk mempererat persaudaraan lintas negara melalui musik, budaya, dan nilai-nilai spiritual," ujar Hirdaya Sharma dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Selasa.

Ia menjelaskan, saat ini persiapan acara terus dilakukan bersama tim, termasuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar penyelenggaraan festival berjalan lancar.

Dalam proses tersebut, Hirdaya Sharma dan tim menjalin komunikasi dengan Jaktive.id sebagai agency serta pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali.

Menurut dia, detail mengenai jadwal, lokasi, serta rangkaian acara masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan dalam waktu dekat melalui akun resmi TikTok @hirdaya.sharma serta media nasional yang menjadi mitra publikasi.

Ia menambahkan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap rencana penyelenggaraan festival menjadi motivasi tersendiri bagi panitia untuk menghadirkan kegiatan yang berkesan dan memberi dampak positif bagi hubungan budaya maupun spiritual antarbangsa.

"Kami berharap festival ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berkumpul, saling mengenal, dan merayakan keberagaman melalui musik serta budaya, sehingga mampu memberikan inspirasi dan menghadirkan pengalaman budaya maupun spiritual yang bermakna bagi seluruh peserta," ujarnya.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.