Rabu, 05 Agustus 2026, 06:27 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
John Herdman langsung menemui suporter Timnas Indonesia setelah kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026. Pelatih asal Inggris itu memastikan skuad Garuda akan bangkit lebih kuat pada pertandingan berikutnya.
Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam saat bermain di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026). Tiga gol Golden Star Warriors dicetak Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son.
Kekalahan tersebut menjadi hasil yang mengecewakan bagi Timnas Indonesia yang bermain di hadapan pendukung sendiri. Seusai pertandingan, John Herdman memilih mendatangi tribun suporter untuk menyampaikan pesan secara langsung.
Herdman mengajak para pendukung tetap memberikan dukungan kepada skuad Garuda meski baru saja menelan kekalahan telak. Menurutnya, hasil buruk ini harus menjadi pelajaran agar tim bisa berkembang.
"Fans Garuda, kita menang bersama dan kita kalah bersama. Ketika kami kalah, kami mendapat pelajaran. Kami akan bangkit lebih kuat. Untuk kalian, kami akan selalu bangkit lebih kuat," kata Herdman.
Pelatih berusia 51 tahun itu juga menegaskan Timnas Indonesia belum menyerah dalam persaingan di Grup A Piala AFF 2026. Ia meminta para suporter terus berdiri di belakang tim menjelang laga penentuan berikutnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Tiga Poin! Vietnam Bawa Pulang Rp1,37 Miliar usai Hancurkan Timnas Indonesia
"Pada laga berikutnya, kami akan bangkit lebih kuat lagi. Kami butuh kalian untuk berjuang bersama kami. Kita menang bersama, kita kalah bersama," ujarnya.
Hasil negatif melawan Vietnam membuat posisi Indonesia di klasemen menjadi tertekan. Skuad Garuda kini wajib mengamankan kemenangan pada pertandingan terakhir fase grup.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Tiga poin menjadi target mutlak untuk menjaga peluang melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama