Jakarta (ANTARA) - Tim nasional bola voli putri Indonesia akan menghadapi tuan rumah Jepang pada fase grup Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kedua tim tergabung di Pul A bersama Nepal.
Berdasarkan hasil undian cabang bola voli dalam laman resminya, Sabtu, Indonesia berada di grup yang hanya dihuni tiga tim. Jepang menjadi lawan dengan rekam jejak paling kuat setelah merebut medali perak pada Asian Games Hangzhou 2022.
Pada edisi tersebut, Jepang melaju hingga final sebelum dihentikan China tiga set langsung 0-3 (15-25, 21-25, 21-25). Hasil itu membuat Jepang kembali gagal meraih emas Asian Games sejak terakhir menjadi juara pada Bangkok 1978.
Indonesia sendiri kembali tampil pada nomor bola voli putri setelah tidak berpartisipasi pada Asian Games Hangzhou 2022.
Penampilan terakhir tim Merah Putih di Asian Games terjadi ketika Indonesia menjadi tuan rumah pada Jakarta-Palembang 2018. Saat itu, Indonesia mengakhiri kompetisi di peringkat ketujuh setelah mengalahkan Filipina 3-1 (25-17, 23-25, 25-19, 25-20) pada pertandingan klasifikasi posisi ketujuh dan kedelapan.
Asian Games 2026 akan menjadi kesempatan bagi tim putri Indonesia untuk memperbaiki pencapaian edisi 2018 sekaligus kembali bersaing di multievent olahraga terbesar Asia setelah absen pada edisi Hangzhou.
Pertandingan bola voli putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada 16 September.
Cabang bola voli putri diikuti 14 tim yang dibagi ke dalam empat pul. Pul B dihuni juara bertahan China bersama Kazakhstan dan Filipina.
Sementara Pul C berisikan Thailand, Taiwan, Kirgizstan, dan Mongolia, sedangkan Pul D ditempati Vietnam, Korea Selatan, Hong Kong, serta Qatar.
Berikut hasil undian bola voli putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026:
Pul A: Jepang, Indonesia, Nepal
Pul B: China, Kazakhstan, Filipina
Pul C: Thailand, Taiwan, Kirgizstan, Mongolia
Pul D: Vietnam, Korea Selatan, Hong Kong, Qatar
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.