AKURAT.CO Memasuki hari keenam operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian lima orang jurnalis dan tiga kru yang hilang di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi enam sektor dengan luas total 6.010 mil laut persegi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Al Amrad, mengatakan pencarian dibagi menjadi enam sektor, yaitu Sektor V seluas 840 NM persegi, melibatkan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk. Sektor W seluas 1.120 NM persegi, melibatkan KAL Anyer. Sektor Z seluas 809 NM persegi, melibatkan KN SAR Basudewa dan KN SAR Antasena.
Sektor Y seluas 497 NM persegi, melibatkan KP Sanjaya dan KRI Lepu. Sektor X seluas 681 NM persegi, melibatkan KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KP 2016, KP 2013, KM Garuda, dan KM Bima. Terakhir, Sektor H seluas 2.063 NM persegi, didukung helikopter HR 3604.
Baca Juga: Polda Banten Pastikan Jeriken hingga Helm Plastik Bukan Milik Kapal Rombongan Jurnalis
"Selain unsur laut, operasi juga didukung dua unit drone thermal Basarnas untuk membantu pemantauan area pencarian," kata Al Amrad dalam keterangan yang diterima, Minggu (13/9/2026).
Dia mengatakan, operasi pencarian terus dioptimalkan dengan mengerahkan berbagai unsur SAR gabungan dan sarana pencarian yang tersedia.
"Memasuki hari keenam operasi SAR, kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya mengoptimalkan pencarian terhadap delapan orang yang masih dalam pencarian. Area pencarian telah dibagi menjadi beberapa sektor dengan dukungan unsur laut, darat, dan udara. Kami akan terus melakukan upaya terbaik dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat," jelasnya.
Operasi pencarian melibatkan personel Basarnas Banten, Direktorat Operasi dan Direktorat Komunikasi Basarnas, Basarnas Special Group (BSG), TNI, Polri, Lanal Banten, BPBD, BNPB, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta berbagai potensi SAR lainnya.
Dukungan sarana darat meliputi kendaraan penyelamat, ambulans, kendaraan komunikasi, truk personel, dan sarana pendukung operasional. Sementara itu, unsur udara terdiri atas helikopter HR 3604 dan dua unit drone thermal Basarnas.
Baca Juga: Tim SAR Temukan Jeriken Biru Saat Cari 5 Jurnalis Hilang, Berkaitan dengan Speedboat?
Berkaitan dengan kondisi cuaca, pelaksanaan pencarian akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kondisi cuaca di wilayah pencarian diperkirakan berawan, dengan angin dari arah Timur Laut hingga Timur berkecepatan 10–20 knot. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5–2,5 meter.
Dia menegaskan, Kantor SAR Banten bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus melaksanakan upaya pencarian sesuai rencana operasi, dengan mengedepankan profesionalisme, koordinasi, dan keselamatan personel demi menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian.
"Kami mengimbau kepada seluruh unsur yang terlibat untuk senantiasa memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan selama melaksanakan operasi. Kami juga mengharapkan dukungan informasi dari masyarakat apabila mengetahui adanya tanda-tanda keberadaan kapal maupun korban yang sedang dicari," jelasnya.