Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan, penanganan banjir di kawasan Jalan Letda Sujono Medan akan dianggarkan dalam APBD dan mulai dikerjakan awal 2027.
"Program ini melibatkan Pemerintah Kota Medan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut," ucap Bobby usai meninjau kawasan Jalan Letda Sujono Medan, Sumatera Utara, Selasa.
Gubernur mengaku, Pemprov Sumut memberikan perhatian atas kondisi Jalan Letda Sujono karena salah satu akses masuk ke Medan dari berbagai daerah lewat gerbang Tol Belawan-Tanjung Morawa (Belmera).
Menurutnya, diperlukan pembagian tugas maupun penanganan secara terpadu agar persoalan banjir yang kerap menggenangi kawasan ini ketika hujan deras turun dapat segera diatasi.
"Ini kan ada jalan nasional, karenanya ada pihak Kementerian PU yang ikut. Jadi ini pembagian tugas jalur drainase itu ranahnya balai jalan, nanti di ujung dibangun kolam retensi di bibir sungai. Panjangnya, itu sekitar 1,7 kilometer dari lokasi jalan tergenang," kata Bobby.
Untuk pembangunan kolam retensi ini, Bobby juga memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Medan telah melakukan proses pembebasan lahan milik masyarakat setempat tahun ini.
Langkah tersebut diharapkan bisa mempercepat pembangunan kolam retensi sebagai pengendali banjir di kawasan Jalan Letda Sujono, sehingga pengerjaan bisa dimulai awal tahun depan.
"Kami tadi hanya meyakinkan saja, kalau memang Pemkot Medan belum menganggarkan, biar dari pemprov. Tetapi dari pemkot menyanggupinya, maka kami minta prosesnya dipercepat karena disainnya sudah ada," jelas Bobby.
Selain Jalan Letda Sujono Medan, Gubernur juga menyoroti persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan Medan Johor, Kota Medan, khususnya Jalan Eka Warni.
Penanganan kawasan tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi antara Pemprov Sumut bersama Pemkot Medan.
"Dari Pemprov Sumut, itu akan bangun sodetan (pembuatan saluran air atau terowongan buatan untuk membelokkan sebagian aliran air ke jalur lain guna mengurangi risiko banjir di daerah hilir, red), Pemkot Medan membangun jalannya," tutur Bobby.
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengapresiasi atas perhatian Pemprov Sumut terhadap persoalan banjir di kawasan Medan Johor.
Pihaknya mengatakan, Pemkot Medan memastikan akan melakukan pembebasan lahan warga sesuai yang dibutuhkan untuk pembangunan kolam retensi.
"Insya Allah, kita akan bebaskan lahan dahulu untuk bisa membangun kolam retensinya. Sejauh ini kita akan ikuti prosedur, dan sedang negosiasi dengan pemilik lahan," kata Zakiyuddin.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Sumut: penanganan banjir Jalan Letda Sujono Medan awal 2027
Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.