Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta kepada jajarannya agar dilakukan percepatan verifikasi penerima bantuan bedah rumah di wilayahnya.

"Provinsi Lampung mencatatkan kenaikan signifikan pada alokasi program bedah rumah di 2026, dengan jumlah 13.276 unit dan persentasenya melonjak hingga 450 persen. Dibandingkan capaian 2025 yang hanya tercatat sebanyak 2.394 unit," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Selasa.

Ia pun telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan percepatan verifikasi data penerima bantuan bersama balai kementerian dan pemerintah kabupaten dan kota.

"Saat ini, sebanyak 9.000 unit tercatat telah terverifikasi dan 3.434 unit sisanya tengah diselesaikan," katanya.

Ia menargetkan Provinsi Lampung mampu menjadi salah satu daerah dengan performa penyaluran program terbaik di tingkat nasional.

"Kami menargetkan seluruh proses verifikasi selesai di akhir September 2026 dan pembangunan fisik rumah tidak layak huni dapat selesai 100 persen pada Desember 2026," ucap dia.

Dia menjelaskan Lampung pun siap melakukan percepatan dan pengawalan bersama bupati dan wali kota agar proses verifikasi dan entri data pada sistem MyPKP dapat segera diselesaikan.

"Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan program perumahan berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ucap dia.

Menurut dia, melalui penguatan koordinasi, percepatan pelaksanaan, dan perluasan akses pembiayaan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mendukung terwujudnya hunian yang layak, aman, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor perumahan.

Diketahui program bedah rumah di Lampung meningkat signifikan dari 2.394 unit pada 2025 menjadi 13.276 unit pada 2026. Hingga saat ini, sebanyak 222 unit telah mencapai progres 100 persen, termasuk tiga unit yang sebelumnya ditinjau Menteri PKP di Desa Lematang.

Selain bedah rumah, sejumlah program perumahan lainnya juga berjalan, seperti pembangunan rusun TNI AU di Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 60 unit telah terkontrak pada 31 Agustus 2026 dengan progres 1,67 persen.

Penanganan kawasan kumuh di Fajar Bulan, Kabupaten Lampung Barat, seluas 28,31 hektare juga telah memasuki tahap pelaksanaan fisik.

Sementara program sanitasi di kawasan tersebut mencakup 75 unit, dengan tujuh unit telah selesai 100 persen dan 68 unit dalam proses pelaksanaan.

Program rumah subsidi dilaksanakan melalui penyediaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah agar dapat memperoleh hunian yang layak dan terjangkau.

Hingga 17 September 2026, realisasi rumah subsidi di Lampung mencapai 3.593 unit atau 83,5 persen dari alokasi awal 4.300 unit.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Lampung: Percepat verifikasi penerima bantuan bedah rumah

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.